SUARABMI.COM - Sebuah insiden kebocoran gas karbon monoksida di sebuah apartemen di Taipei menewaskan 2 orang penghuni rumah dan 2 lainnya mengalami tak sadarkan diri sebagaimana informasi yang diberikan oleh dinas pemadam kebakaran kota Taipei.

Dua korban meninggal adalah seorang pria bernama Huang (37) dan seorang wanita bernama Hsu (30) yang tinggal di lantai pertama sebuah gedung apartemen di Distrik Songshan, keduanya saat pemadam kebakaran menerima laporan dan tiba di TKP sudah tak bernyawa.

Keduanya meninggal diduga kelebihan menghirup gas karbon monoksida sementara seorang pria berusia 70 tahun bersama pengasuhnya seorang TKW berusia 28 tahun juga tak sadarkan diri, keduanya berada di lantai 2 apartemen tersebut.

Karbon monoksida adalah gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa yang berakibat fatal bagi manusia ketika dihirup dalam jumlah di atas sekitar 35 ppm.
[ads-post]
Kedua korban adalah pasangan yang sejatinya akan menikah bulan Agustus depan, hal ini terlihat dari poto pre wedding yang terpajang di apartemen mereka.

Penyelidikan awal menemukan bahwa kadar gas karbon monoksida di kamar mereka terlalu tinggi walaupun pemanas air yang mereka gunakan sejatinya berada diatas balkon yang tertutup dan tidak ada akses udara ke kamar mereka.

Waspadalah menggunakan pemanas air karena jika ada kebocoran gas karbon monoksida bisa berakibat fatal jika tidak segera di sadari.

SUARABMI.COM - Pekerja kaburan merupakan problem tersendiri bagi pemerintah Taiwan dimana hal ini merupakan pokok masalah yang dari tahun ke tahun tak pernah terselesaikan, ditangkap satu tumbuh seribu.

Banyaknya TKA kaburan juga pernah pemerintah Taiwan salah satu negara pengirim TKA beberapa tahun lalu yaitu Vietnam, karena angka kaburan yang duluar kewajaran, namun beberapa tahun lalu telah dibuka kembali.

TKA asal Indonesia juga banyak yang menjadi kaburan karena berbagai problem dan latar belakang, ada yang karena ada masalah dengan majikan, agensi ada pula yang kabur karena bujuk rayu teman.

Tak seperti di Malaysia, Taiwan lebih menghargai TKA kaburan dimana jika menyerahkan diri tanpa catatan kriminal bisa langsung pulang setelah surat-surat selesai tanpa harus dipenjara.
[ads-post]
Berbeda halnya jika tertangkap, maka ia akan melewati proses tahanan terlebih dahulu sebelum di deportasi.

Nah, bagi kamu kaburan karena akhir-akhir ini imingsu banyak yang bertebaran, jika uangmu belum cukup, ikuti saran di bawah ini agar kamu bisa selamat dan pulang pada waktunya.
  1. Hindari tempat ramai
  2. Hindari problem dgn teman yang resmi atau orang pribumi.
  3. Jaga rahasia bahwa kalian anak kaburan kepada siapa pun.
  4. Jangan terlalu lama diam di satu tmpat karena cctv di mana mana dan akan menimbulkan kecurigaan.
  5. Hindari berkeluyuran di tengah malam.
  6. Jangan mudah percaya kepada agensi ilegal dan laopan kalian bahkan teman sesama BMI.
  7. Jaga tingkah kalian saat bertemu para iminsu atau polisi usahakan jangan panik atau lari.
  8. Usahakan jangan sampe masuk penampungan imigrasi jika kalian tidak ingin merasakan kesengsaraan batin di dalam kurungan (maksimal dua bulan) kalo gak punya kasus.
  9. Jangan berani berani jadi anak kaburan dan jangan tergiur iming iming teman.
  10. Jaga nama baik tempat kelahiran KITA.
Share informasi ini ke mereka yang terpaksa menjadi kaburan atau juga kepada mereka TKI resmi agar berpikir seribu kali untuk menjadi TKI kaburan.

SUARABMI.COM - Menjadi paperan atau pencari suaka di Hongkong sebenarnya bukan pilihan terbaik saat kita tidak lagi bisa bekerja dengan normal dengan berbagai alasan di Hongkong, namun banyak BMI yang dulu resmi dan kini menjadi paperan dengan alasan jika pulang Indonesia nyawanya terancam.

Kondisi menjadi paperan, walapun setiap bulan ada jatah dari pemerintah namun jatah itu tak akan cukup untuk hidup apalagi untuk gaya hidup di kota supermetropolitan itu.
[post_ads]
Kondisi itulah akhirnya banyak anak paperan yang nyambi berbagai bisnis dari bisnis halal hingga esek-esek merebak dikalangan mereka.

Walaupun paperan itu dilarang bekerja, dalih ekonomi itulah yang membuat mereka nekad melanggar hukum dan aturan.

Seeprti yang dilakukan wanita ini, uang jatah pemerintah Hongkong dari paperan kurang, ia malah nyambi jualan minuman keras botolan ilegal.
[post_ads_2]
Dalam peristiwa penangkapan sekira jam 8 Jumat (20/04) malam kemarin, selain mengamankan puluhan botol miras ilegal sebagai barang bukti, Polisi juga mengamankan sebesar HKD 3.000. Sedangkan nilai dari 100an botol miras yang disita ditaksir mencapai HKD 27.000.

Wanita itu kini ditangkap polisi dan ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut dan kasus nya nanti akan dilimpahkan ke pengadilan atas pelangaran hukumnya.
loading...
Powered by Blogger.