SUARABMI.COM - Makin berkembangnya era digital rupanya tidak serta merta membuat sebagian BMI khususnya TKW semakin pintar dan cerdas mengenal pria di dunia maya, nyatanya hingga saat ini masih ada aja TKW yang tertipu puluhan juta rupiah karena perkenalan mereka melalui facebook.

Adalah TKI asal Jawa Timur  yang bekerja di Malaysia ini yang mempunyai akun facebook AnHyunn Choo, fotonya sering diambil orang pemalas untuk menipu TKW Taiwan karena kegantengannya.

Naasnya, hingga saat ini sudah ada 3 TKW Taiwan yang terperas hingga puluhan juta rupiah dan mengirimkan uang ke pelaku yang berada di Jawa Barat Indonesia.
[ads-post]
AnHyunn Choo yang menghubungi redaksi suarabmi mengabarkan tentang hal ini bercerita banyak dan mendapat banyak keluhan, lantaran banyak TKW yang tertipu dan dia dituduh sebagai pelakunya.

"Hanya cewek tol*** go*** be**** yang mau ngeluarin uang tanpa tau siapa orang yang sebenarnya" Tulisnya geram.

Bahkan mantan istri duda beranak 1 ini juga sering mendapat inbok dari orang yang mengaku kekasih AnHyunn Choo, padahal hingga saat ini ia tak menjalin hubungan dengan siapapun.

Nah, sahabat BMI, yuk kita cerdas. Uang jerih payahmu jangan begitu saja kamu kasih ke orang yang baru kamu kenal. Kejahatan dunia maya saat ini yang menjamur bisa membuat orang pintar menjadi bego seperti para korban itu. WASPADALAH DENGAN CINTA FACEBOOK...........!
Akun Palsu dan salah satu bukti tranfer TKW, masih banyak bukti transferan lainnya

SUARABMI.COM - Kepolisian dan Imigrasi Taiwan mengadkan razia untuk menangkap TKA Ilegal atau kaburan yang selama ini belum tertangani.

Banyak anggota yang diterjunkan untuk menelusuri daerah-daerah dimana banyak tinggal TKA kaburan untuk diamankan.

[ads-post]
Tak hanya itu, petugas saat ini juga dengan bebas bisa memasuki perumahan warga Taiwan untuk memeriksa adakah TKA kaburan atau tidak.

Menurut informasi razia ini diadakan karena adanya program pemulangan di awal tahun nanti yang tidak memungut biaya.

Menurut berita di media Taiwan, razia diadakan diseluruh wilayah Taiwan dengan menurunkan personil kepolisian dan imigrasi yang banyak demi suksesnya operasi TKA ilegal ini.

SUARABMI.COM - Pria asal Taichung, Taiwan, bernama Hsieh, mendapat potongan hukuman atau remisi atas kasus pemerk0saan dan penganiayaan yang ia lakukan pada Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia.

Dilansir dari laman atimes.com, Hsieh yang awalnya dijatuhi hukuman 9,5 tahun penjara dipotong menjadi 8 tahun penjara.

Seperti diberitakan The Liberty Times, Hsieh dilaporkan ke polisi setelah video tindak asusilanya kepada seorang TKW yang tak diketahui identitasnya beredar di media sosial.

Pada video berdurasi sekitar lima menit, Hsieh yang bertelanjang dada memaksa si TKW untuk berhubungan badan dengannya.
[ads-post]
Hsieh terbukti melakukan 10 kali tindak asusila dengan dua kali penganiayaan pada si TKW. Pelaku juga diminta untuk membayar uang kompensasi maksimal senilai Rp 157 juta. Remisi yang diterima oleh Hsieh ini pun membuat sejumlah publik tak terima.

Beberapa warganet terkejut karena masa hukuman terlalu singkat. "Hanya 8 tahun? Dia seharusnya hidup saja di penjara, sudah memperk0sa 10 kali. Sungguh bejat, uang pun tak bisa membayar rasa sakit korban," tulis seorang netter, Jane Dabon.

"Kenapa terlalu singkat? Kekerasan dibayar dengan uang untuk menutup kasus?" tulis Jhet Tion Wu.

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Powered by Blogger.