SUARABMI.COMSeorang warga Taiwan bernama Sky sedang mencari kekasihnya yang berjanji mau menikah dengan namun kini menghilang entah kemana.

Sky menceritakan kalau dirinya mempunyai kekasih seorang TKW asal Indonesia dimana ia sudah berhubungan 2 tahun lebih sejak di Taiwan.

Bahkan pengorbanan Sky tidak sedikit, setiap kali kekasihnya yang mempunyai nama Nur Wijayanti itu membutuhkan uang, Sky selalu mengiriminya karena wanita itu sudah berjanji mau menikahinya.

"Dia bersedia menikah denganku di Taiwan, tapi ternyata dia hanya menginginkan uangku, dia memblokir semua aplikasiku, facebook, line, ig, aku terlalu jujur, mempercayainya dan mempercayainya lagi walaupun aku sering disakiti" Tulisnya

Sky mengaku selalu membantu kebutuhannya dan keluarganya bahkan walaupun banyak orang mengingatkannya untuk tidak berhubungan dengan Nur, ia tetap bersikeras karena rasa percaya dan cintanya.
[ads-post]
Bahkan setelah Nur pulang dalam waktu setahun, setiap bulan ia selalu meminta jatah kiriman dari kekasihnya di Taiwan itu hingga jumlahnya fantastis.

Menurut penuturan Sky, ia sudah kehilangan uang NT$ 150.000 atau setara 70 jutaan. Nur dan Sky sejatinya sudah tinggal menunggu akad nikah saja namun ia 'mblenjani janji' dan menghilang setelah semua pengorbanan dari Sky.
Foto bukti pengiriman
Bahkan jika Nur tidak lagi bisa dihubungi, Sky akan meluncur ke Indonesia untuk melaporkan hal ini. Bukan karena nilai uang, namun Sky hanya ingin Nur minta maaf kepadanya.

"God please help me" Tulisnya seakan ia putus asa dengan masalahnya. 

Dari keterangan, Nur adalah TKW asal Cilacap Jawa Tengah, menjalin hubungan sesama jenis dengan orang Taiwan ini. Namun saat ini berada di Indonesia dan akan melangsungkan pernikahan dengan pasangan normalnya.
Nur dan kekasih LGBTnya di Taiwan

SUARABMI.COMSeorang TKW asal Ponggok Blitar Jawa Timur terlantar dijalanan dan harus tidur tanpa alas tidur berselimutkan handuk karena kondisinya yang kosongan tanpa pasport di Malaysia.

Seorang Netizen berakun facebook Kothet Lee Shohay berusaha memberikan pertolongan kepadanya walaupun ia menolak pertolongan tersebut untuk membantunya pulang ke Indonesia melalui Batam.

"Mbak gimana, mbak mau balik apa mau gimana, ini sekejab lagi sudah ada polis" Kata pria yang juga asal Blitar yang berusaha memberikan pertolongan itu.

Lantas wanita itu menjawab, "Ndak kemana-mana, aku mau tidur" Tuturnya. Si pria kembali mengingatkan kalau dia gak pulang maka akan ditangkap polisi dan dipenjara namun wanita itu menjawab 'biarin'.
[ads-post]
TKW itu mengatakan kalau paspornya hilang dan akan mencari pria yang akan menolongnya itu jika ingin kembali ke Indonesia.

TKW itu tetap bersikukuh walaupun kondisinya memprihatinkan, bahkan saat akan diantar dan dibiayai pun ia tetap tidak mau.

"Mbak kalau balik sama aku nanti aku belikan tiket balik ke Blitar ke Surabaya" Rayunya karena merasa kasihan dengan wanita yang masih satu kota ini.

"Mbak kalau begini bahaya mbak, ini negara orang mbak, mbak gak boleh suka suka begini, nanti kalau lama-lama disini, ini taksi bisa lapor ke Polisi dan mbak ditangkap, siapa yang susah" Ungkapnya, namun wanita itu tetap tak bergeming tidur di jalanan dengan menutup mukanya.

Ia tetap tak mau ditolong sampai pria asal Blitar itu geram dengan sikap TKW yang susah di tolong padahal kondisinya memprihatinkan. Beriktu videonya
[youtube src="n2-fofIIgxI"/]

SUARABMI.COM17 Juni kemarin adalah hari libur pertama setelah perayaan hari raya idul fitri bagi TKI diluar negeri dimana hari itu banyak digunakan oleh TKI berkumpul - kumpul untuk merayakan hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa sambil bekerja.

Sebagaimana yang terjadi di Taipei, ivent tahunan ini selalu membuat stasiun Taipei penuh sesak dengan TKI yang sedang merayakan hari raya idul fitri dimana jumlahnya diperkirakan mencapai 40 ribu orang, mereka makan bersama, selfi dan bercengkrama bersama hingga memenuhi segala penjuru bahkan didepan-depan toko lokal yang sedang buka.

Disela-sela perayaan yang begitu ramai itu, juga banyak polisi dan imigrasi yang berlalu lalang menjaga keamanan dan mencari TKI kaburan untuk ditangkap.

Banyak pengusaha lokal mengeluhkan dimana emperan mereka banyak digunakan untuk duduk-duduk TKI sehingga aktifitas toko terganggu, namun kebanyakan dari mereka memaklumi hal itu karena perayaan ini cuman ada sekali setahun.
[ads-post]
Namun sayangnya aktifitas yang membuat warga Taiwan kagum ini dikotori oleh sampah yang berserakan pasca mereka pulang, nampak sampah tak dipungut dilantai hingga membuat pemandangan tidak sedap.
Sampah peninggalan TKI
Melihat hal ini, banyak TKI Taiwan yang tergabung dalam TKI Peduli sampah memunguti sampah dan membersihkan tempat walaupun tidak semua tempat terjangkau karena sedikitnya relawan.
TKI yang tergabung dalam aksi peduli sampah membersihkan sampah peninggalan TKI
Ternyata masalah sampah ini tidak hanya terjadi di Taiwan, di Kuala Lumpur juga terlihat sampah berserakan pasca perayaan hari raya idul fitri minggu kemarin.
Petronas Twin Towe setelah dijadikan tempat liburan BMI
Kesadaran akan kebersihan kaum muslim di Taiwan memang masih sangat minim dibandingkan warga non muslim, padahal sebagaimana kita tahu, bahwasannya kebersihan adalah sebagian dari bukti keimanan kita sebagaimana diriwayatkan dalam hadist shohih.

Adapun liputan TKI yang merayakan hari raya idul fitri di Taiwan dapat disaksikan disiaran PTS melalui video youtube di bawah ini.
[youtube src="XGCipFSQjog"/]
loading...
Powered by Blogger.
close