loading...

SUARABMI.COM - Pasca pipres 2014 lalu hingga sekarang kondisi politik Indonesia masih terpecah menjadi dua kubu yang sama kuat. Akibatnya antara kedua kubu tersebut hingga kini masih saling serang dengan berbagai motif dan tujuan.

Permusuhan politik yang harusnya sudah usai, semakin hari semakin menjadi-jadi bahkan tidak terbatas hanya pendukung saja namun sudah masuk ke ranah media. Paling tidak ada dua kubu media yang saling menyerang dan memberitakan berita semu dan rancau sebagaimana dua kubu pendukung yang senter saling menghina.
[ads-post]
Pada bulan november lalu misalnya, dua koran besar di Indonesia pada hari yang sama dengan topik yang sama memberitakan berita yang bertolak belakang. Kompas dan koran sindo dimana di harian kompas disebutkan "Perekonomian Mulai Membaik" dan di koran sindo disebutkan "Ekonomi Lesu, Penganggur Melonjak"

Lalu berita yang mana yang bisa menjadi pegangan masyarakat dalam mengikuti perkembangan Indonesia. Karena tidak hanya koran, media televisi pun sudah terpecah menjadi dua kubu yang saling memberitakan bertolak belakang. 

Semoga ada tindakan tegas untuk para wartawan dan pemilik media untuk memberikan berita yang akurat kepada masyarakat awam sehingga masyarakat tidak menjadi boneka yang mudah di politisir oleh media. [sbmi]

SUARABMI.COM - Pasca pipres 2014 lalu hingga sekarang kondisi politik Indonesia masih terpecah menjadi dua kubu yang sama kuat. Akibatnya antara kedua kubu tersebut hingga kini masih saling serang dengan berbagai motif dan tujuan.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close