loading...

SUARABMI.COM - Seruan Boikot Israel dari New York menyebar ke Penjuru Dunia dengan Hashtag #SelfiesforPalestine

Sejak hari Jumat lalu, 16 Oktober, sebuah gerakan anti apartheid dari New York, Amerika Serikat membuat gerakan keprihatinan atas semakin meluasnya aksi Apartheid dari Israel.

Hal ini terjadi setelah pernyataan dari veteran Israel, Letnan Jendral Gabi Ashkenazi, saat rapat Dewan Keamanan Israel, bocor.

Dalam pertemuan tersebut, Ashkenazi menyebutkan angka bantuan dari Amerika Serikat yang berhasil dari Pajak warga negaranya, yang dikirimkan ke Israel terus meningkat, melalui sebuah lembaga perantara NGO.

Dalam laporannya disebutkan pada 2012, warga Israel menerima $ 3,5 Milyar atau setara dengan 45 Triliun atau setara dengan Rp 140 juta per warga, meningkat di 2013 $6 Milyar (81 Triliun) dan di 2014 menerima $11 Milyar (148 Triliun, setara 400juta per warga).

Oleh NGO tersebut, dana digunakan sebagian besar untuk memperluas pemukiman warga Israel secara ilegal.
[ads-post]
Mengapa ilegal ? karena dilakukan dengan cara berikut:

1. Tentara Israel dan warga melakukan intimidasi pada warga Palestina yang tinggal di wilayah pemukiman ataupun Rumah Susun.

2. Warga Palestina yang terintimidasi, memilih mengungsi dari wilayah tersebut

3. NGO tsb mengumpulkan pasangan muda Israel yang baru menikah, untuk menempati rumah-rumah warga Palestina yang kosong tersebut, dan juga menyediakan living cost pada pasangan tersebut

4. Tentara membuat border dan melakukan penjagaan pada wilayah pemukiman yang baru saja mereka ambil alih tsb.

Dalam laporan Ashkenazi tersebut, tercatat 4 besar negara penerima donasi secara berurutan adalah sebagai berikut

1. Israel (untuk tujuan tsb di atas)

2. Mesir (untuk menjaga perbatasan Sinai, Rafah dari penyusup dari Palestina dan stabilitas keamanan pemerintahan As Sisi)

3. Yordania (menjaga perbatasan Israel-Yordania dari imigran Palestina)

4. Suriah (akomodasi perang melawan Mujahidin)

Akibat dari bocornya informasi tersebut, warga Amerika Serikat banyak yang tersentak karena uang pajak dari mereka digunakan untuk penindasan warga Palestina, tidak pandang gender dan usia, melihat banyaknya wanita dan anak-anak yang terbunuh setiap harinya.

Aksi tersebut disambut oleh para aktivis hingga daratan Eropa, baik Muslim, Nasrani, bahkan para Yahudi yang merasa malu akan kelakuan bangsa mereka.

SEBARRKKAAAANNNN HAI UMAT MUSLIM....................!!!!!!!!!!!!!!!!

SUARABMI.COM - Seruan Boikot Israel dari New York menyebar ke Penjuru Dunia dengan Hashtag #SelfiesforPalestine Sejak hari Jumat lalu, 16 Oktober, sebuah gerakan anti apartheid dari New York, Amerika Serikat membuat gerakan keprihatinan atas semakin meluasnya aksi Apartheid dari Israel.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close