loading...

SUARABMI.COM - Pamit ke Hong Kong pada awal Agustus 2015 Surtini binti Sayid (38) TKI asal Desa Legok Blok Slaur, Loh Bener, Indramayu tidak jelas keberadaannya.

Surtini berangkat jadi TKI ke luar negeri melalui PT. Sentosa Karya Aditama (SKA), seperti diceritakan Ade, keponakan Surtini kepada LiputanBMI, Senin (1/2).

“Bibi saya sebelum berangkat pamitnya ke Hong Kong, tapi enggak tau kenapa tiba-tiba keluarga di rumah dapat kabar dari PT kalau Surtini tertangkap di Bandara Malaysia,” ujar Ade.
[ads-post]
Sementara itu pihak perusahaan menyatakan kepada keluarga bahwa ada kemungkinan Surtini kabur dari majikan, sehingga di Bandara ditangkap oleh petugas kepolisian dan imigrasi karena tidak bisa menunjukkan dokumen Paspornya. Ade menirukan ucapan pihak PT saat menghubungi keluarga bahwa pihak perusahaan akan datang ke Malaysia guna mencari kejelasan kasusnya.

Yang menjadi pertanyaan pihak keluarga adalah, kenapa bisa Surtini kerjanya di Malaysia. “Aneh, Surtini pengajuan sebelum berangkat adalah ke Hongkong bukan Malaysia. Kenapa bisa ada di Malaysia?,” paparnya.

Sebagai informasi, saat ini pihak keluarga terus mendesak kepada pihak PT. SKA untuk mencari kepastian kondisi Surtini. “kami sangat berharap kepada pemerintah untuk bisa membantu melacak keberadaan Surtini,” pungkasnya. [liputanBMI]

SUARABMI.COM - Pamit ke Hong Kong pada awal Agustus 2015 Surtini binti Sayid (38) TKI asal Desa Legok Blok Slaur, Loh Bener, Indramayu tidak jelas keberadaannya.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close