loading...

SUARABMI.COMTenaga Kerja Indonesia (TKI), Riyanto (41) asal Kertosari RT 1 RW VI, Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, dikabarkan tewas di Taiwan, Sabtu (27/2/2016)

Jasad korban ditemukan teman-temannya yang bekerja di kapal penangkap ikan Taiwan sejak hari Kamis (25/2/2016) lalu.

Rumah kediamannya di Batang sampai Minggu (28/2) sore ini, masih sepi. Bahkan kepergiannya juga masih dirahasiakan kepada ibundanya.

Adik korban yang bernama, Turiyah (37) mengatakan, kabar meninggalnya Riyanto diterimanya dari tetangga yang kebetulan suaminya bernama Yoga, juga bekerja di Taiwan sejak Kamis.

"Yoga ngabari istrinya, kalau mas Riyanto tidak ada (meninggal). Katanya jatuh ke laut," katanya Minggu (28/2/2016) sore di rumahnya. (BACA JUGA: Keluarga Tak Ada Firasat Riyanto Tewas Tenggelam)

Turiyah, awalnya tidak percaya atas kabar tersebut. Sebab Riyanto dikenal jago berenang. "Mendengar kabar itu, saya tidak percaya awalnya karena dia itu jago renang," ujar dia.
[ads-post]
Untuk memastikan kebenaran kabar tersebut, kemudian keluarga mengeceknya melalui perusahaan penyalur PT Satria Panjar Walang.

Setelah mengecek, ternyata benar anak ketiga dari enam bersaudara itu sudah meninggal tenggelam.
"Saya juga dikasih lihat videonya, kebetulah perusahaan yang memberangkatkan masih saudara. Milik adik sepupu saya," ujarnya.

Menurutnya, korban merupakan sosok yang baik dan penyayang. Tidak hanya di lingkungan keluarga, tetapi juga di lingkungan kampungnya.

"Kalau sama ibu sayang banget, sama keponakan-keponakannya juga. Bahkan kalau ada tetangga yang sepuh (tua) juga sangat baik," ungkapnya.

sumber: tribun jateng

SUARABMI.COM - Tenaga Kerja Indonesia (TKI), Riyanto (41) asal Kertosari RT 1 RW VI, Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, dikabarkan tewas di Taiwan, Sabtu (27/2/2016)

Post a Comment

Powered by Blogger.
close