loading...

SUARABMI.COMMasih ingat dengan pemberitaan awal bulan Februari lalu yang pernah di unggah di website Indosuara mengenai 2 orang TKI yang tertangkap di Korea karena bergabung dengan ISIS? Mewaspadai gerakan ini mempengaruhi TKI yang bekerja di luar negeri, maka BNP2TKI mempunyai solusinya. Nusron Wahid, Kepala BNP2TKI dalam sambutannya saat menghadiri Konferensi Cabang Gerakan Pemuda Ansor (Konfercab GP Ansor) Jember, Minggu (20/3/2016) menyatakan akan mengirimkan ustad untuk berceramah. 
[ads-post]
Seperti yang dirangkum dari Antara News dan Detik, keputusan tersebut dibuat oleh BNP2TKI karena sudah ada laporan bahwa beberapa TKI yang bekerja di Hong Kong dan Taiwan sudah memakai atribut ISIS dan ditakutkan jika para TKI tersebut sudah bergabung dalam pengajaran ISIS. Menurut Nusron, negara penempatan TKI yang dinilai rawan dalam perekrutan ISIS diantaranya Korea Selatan, Jepang, Taiwan dan Hongkong. Hanya TKI di Arab Saudi yang dinilainya masih aman dari perekrutan ISIS.

Alasan BNP2TKI mengirimkan ustad ke luar negeri dikarenakan di beberapa negara penempatan TKI yang berada di Asia Pacific umumnya merupakan negara demokratis yang terbuka dengan segala aliran. Jadi, banyak TKI yang bekerja di sana, sebenarnya lelah dan ingin mendapat pengetahuan siraman rohani. Akan tetapi hal tersebut membahayakan jika mereka mendapat siraman rohani yang tidak sesuai. [suarabmi]

SUARABMI.COM - Masih ingat dengan pemberitaan awal bulan Februari lalu yang pernah di unggah di website Indosuara mengenai 2 orang TKI yang tertangkap di Korea karena bergabung dengan ISIS? Mewaspadai gerakan ini mempengaruhi TKI

Post a Comment

Powered by Blogger.
close