loading...

SUARABMI.COMSeorang pekerja Vietnam ditembak polisi di Taipei pada Minggu pagi setelah ia mendorong seorang polisi dan berusaha melarikan diri dari pemeriksaan pinggir jalan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Pria yang berusia 40 tahun tersebut mengendarai taksi ketika empat polisi yang sedang melakukan pemeriksaan meminta taxi tersebut menepi pada pukul 01:00, yang diperiksa oleh Departemen Kepolisian area Daan.

Ketika taksi mendekati titik pemeriksaan, polisi merasa ada yang aneh karena penumpang tampak gugup, sehingga mereka meminta sopir untuk menepi dan melanjutkan pemeriksaan. Lin Chieh-wei (林 劼 緯), Kepala Polisi Heping East Road mengatakan pada CNA bahwa pria tersebut tak bisa menunjukkan identitas dirinya ketika polisi meminta ID card-nya.
[ads-post}
Sebaliknya, pria tersebut tiba-tiba mendorong polisi dan berlari keluar. Tiga polisi mengejar tersangka yang berlari sekitar 250 meter. Setelah gagal untuk menghentikannya dengan peringatan lisan, salah satu petugas menembakkan lima tembakan peringatan ke tanah yang salah satunya menghantam pinggul kanan pria tersebut. Pria itu jatuh ke tanah dan ditangkap dan dibawa ke rumah sakit.

Menurut polisi, pria Vietnam datang ke Taiwan untuk bekerja pada tahun 2011 dan dilaporkan kabur dua tahun kemudian. Dia diduga melarikan diri pada saat pemeriksaan polisi akibat statusnya yang kaburan, kata polisi.

Pria tersebut akhirnya dikirim ke kejaksaan atas tuduhan menghalangi petugas dalam melaksanakan tugasnya. Tingkat kaburan yang tetap tinggi di antara pekerja asing di Taiwan, seringkali dikarenakan biaya tinggi yang mereka harus bayar untuk agensi.

SUARABMI.COM - Seorang pekerja Vietnam ditembak polisi di Taipei pada Minggu pagi setelah ia mendorong seorang polisi dan berusaha melarikan diri dari pemeriksaan pinggir jalan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close