loading...

SUARABMI.COM - Yati [nama samaran] pada awalnya meminjamkan namanya untuk temannya guna keperluan meminjam uang di Bank resmi. Namun karena temannya ingkar janji dan tak mau melunasi hutang di bank resmi, akhirnya Yati berhutang ke rentenir bernama Sparni, namun ternyata hutangnya di bank resmi pun tidak bisa lunas.

Ia meminjam sebesar HK$ 19.000 kepada Suparni, salah seorang rentenir Hong Kong. Dari sekian jumlah uang tersebut ia harus mambayar bunga setiap bulannya HK$ 4.000. Dalam berhutang kepada Suparni, Yati tidak menggunakan surat-surat resmi, dan ketika ia mulai tidak mau membayar karena terlalu tinggi bunganya sehingga pokoknya tak pernah tercicil, Suparni marah-marah dan mengancam Yati.
[ads-post]
Alhasil kini hutangnya kepada Suparni membengkak dan ia selalu dimarah-marah karena tidak pernah membayar. Namun jika di total selama 9 bulan ia telah membayar kepada rentenir tersebut HK$4000 x 9 bulan = HK$ 36.000. Nilai ini sudah melebihi batas pokok hutangnya.

"Tujuh tahun gak bisa pulang pak saya pak" tuturnya kepada Agus salah satu pemerhati BMI. Setiap bulan ia tak bisa menyisihkan gajinya karena habis buat membayar bunga rentenir tersebut. [suarabmi.com]

SUARABMI.COM - Yati [nama samaran] pada awalnya meminjamkan namanya untuk temannya guna keperluan meminjam uang di Bank resmi.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close