loading...

SUARABMI.COM - Seorang tenaga kerja wanita yang bekerja di Hong kong diduga memperkosa anak asuhnya yang baru berusia 8 tahun. Namun wanita yang mengaku dirinya penyuka sesama jenis ini tidak mau mengakuinya dengan alasan ia tidak menyukai lawan jenis.

Terdakwa merupakan TKW Filipina berusia 45 tahun. Ia mengaku kepada hakim kalau dirinya merupakan wanita yang berorientasi penyuka sesama jenis atau lesbian. Pengadilan akan mengetuk palu vonisnya bulan depan setelah mendapat keterangan saksi ahli psikology dampak dari perilaku tak senonoh sang pembantu terhadap korban yang masih di bawah umur itu.

Dalam pemeriksaan di pengadilan itu terungkap, perbuatan bejat TKW “memperkosa” anak asuhnya yang masih berusia 8 tahun itu terjadi di sebuah rumah kawasan Kwai Chung dan berulang sampai tiga kali antara tahun 2011 hingga 2013. Hakim Johnny Chan Jong-heng menerima keterangan dari korban dalam sebuah rekaman wawancara video , hakim menyimpulkan bahwa kejadian itu ada dapat dipercaya.

"Dalam penilaian saya, orientasi seksual terdakwa tidak menghalangi dia untuk melakukan tiga pelanggaran dan tindakan pelecehan kepada korban," kata Chan dalam amar putusanya.
[ads-post]
Pembantu itu bekerja di rumah tersebut sejak tahun 2007 sampai dengan 2013. Sebelumnya ia mengatakan kepada pengadilan bahwa dirinya adalah seorang lesbian yang tidak tertarik pada pria dan telah berhubungan sesama jenis dengan dua wanita sejak ia mulai bekerja di Hong Kong pada tahun 2001.

Dia tidak mengaku bersalah atas dakwaan pengadilan, dalam pembelaanya, terdakwa mengatakan bahwa pelapor (korban-red) sebagai "anak yang aneh” dengan menggambarkan  "memiliki imajinasi yang liar”.

Anak itu bersaksi bahwa dia tidak serta merta memberitahu orang tuanya setelah kejadian, hingga Juli tahun lalu, saat ia berusia 13 tahun dan saat setelah menerima pelajaran tentang reproduksi hewan.
Setelah pendapat pelajaran biologi tentang reproduksi hewan, korban mengatakan kepada ibunya bahwa dia telah melakukan ‘anu’ itu dengan sang pembantu.

Anak itu tidak serta merta membuat pengaduan setelah ‘dianu’ sang pembantu karena ia takut bahwa pembantunya akan minggat dari keluarga tersebut. Kejadian pertama pada tahun 2011, saat itu sang pembantu tiba-tiba mengemas barang-barangnya dan berkata kepada si anak asuhnya (korban-red) kalau ia akan pergi minggat dan anak itu tidak akan ada yang merawat.

Anak asuhnya itu takut ditinggalkan dan merayu agar sang pembantu tidak minggat. Sang pembantu membawa si korban ke kamarnya, melepas celananya dan melakukan hubungan seks dengan anak asuhnya itu.

Satu minggu berikutnya peristiwa “penganiayaan” itu terulang lagi dengan modus operandi yang sama. Hubungan seks antara TKW 45 tahun melawan anak asuh pria 8 tahun pun terjadi. Pada tahun 2013, peristiwa pemerkosaan terhadap korban berulang di dalam toilet. Si anak didudukkan di kloset dan sang pembantu mencabuli dengan cara menggagahinya. Sidang dilanjutkan bulan depan setelah pengadilan mendengarkan saksi ahli.[kindo]

SUARABMI.COM - Seorang tenaga kerja wanita yang bekerja di Hong kong diduga memperkosa anak asuhnya yang baru berusia 8 tahun. Namun wanita yang mengaku dirinya penyuka sesama jenis ini tidak mau mengakuinya dengan alasan ia tidak menyukai lawan jenis.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close