loading...

Photo: Batamnews
SUARABMI.COMModus pungutan liar di Pelabuhan Feri Internasional Centre Point, Batam Centre, Batam, ternyata cukup unik. Setiap tiket TKI yang akan masuk ke Malaysia, diberi cap tertentu.

Diduga cap itu adalah kode khusus bagi petugas untuk menyeleksi para korbannya. Tak heran sasaran pun jarang meleset. Cap itu berada di belakang tiket boarding pass calon korban.

Jenis dan bentuk cap berbeda-beda. Tiket tersebut diketahui sudah dipesan dari tekong. Tekong lah biasanya yang menaruhnya.

Namun Koordinator Pengamanan Ditpam BP Batam Pelabuhan Internasional Feri Batam Centre, Genduk Afreni, menepis adanya dugaan pungli tersebut.

"Itu merupakan cap dari tekong, yang umumnya diberikan kepada calon TKI. Selama ini kita tidak ada melakukan pungli," ujar Genduk, Kamis (28/4/2016).
[ads-post]
Cap tersebut berbagai macam seperti gambar bunga, ikan, lalu bintang, bahkan ada tanda tangan yang diberi nama.

"Ada macam-macam gambar cap kita temukan, diduga itu tanda dari tekong tersebut. Cap bintang orangnya ini, cup ini orangnya ini," kata wanita berambut pendek tersebut.

Genduk juga menepis, menahan paspor para TKI tersebut bila tak memberikan uang. Ia mengatakan, petugasnya hanya mengecek seaport tax.

"Kita tidak pernah menahan paspor. Kita bertugas untuk cek seaport tax, kadang spotek diselipkan oleh penumpang dalam paspor, maka penumpang tersebut menyerahkan semuanya, setelah itu kita kembalikan lagi. Tidak pernah ada penahanan pasport dan pungli," tepis Genduk.

SUARABMI.COM - Modus pungutan liar di Pelabuhan Feri Internasional Centre Point, Batam Centre, Batam, ternyata cukup unik. Setiap tiket TKI yang akan masuk ke Malaysia, diberi cap tertentu.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close