loading...

Photo by Suara
SUARABMI.COM - Hong Kong, “Berdasarkan permintaan publik dan kekhawatiran dari majikan serta pencari kerja di lingkup jasa agen ketenagakerjaan, maka Departemen Labor berencana menyusun Kode Praktek untuk industri agen ketenagakerjaan, guna meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan agen,” kata juru bicara Labor, Kamis, (15/4/2016) lewat pernyataan pers ke media-media.

Kode Praktek ini akan menjadi standar pemberian ijin membuka agen tenaga kerja di Hong Kong. Jika Komisioner Departemen Labor mendapati agen yang bersangkutan tidak memenuhi salah satu syarat dalam Kode Praktek tersebut, maka ijinnya akan dicabut atau ditolak dibarui.
[ads-post]
Saat berita ini diturunkan, Departemen Labour telah menyusun rancangan Kode Praktek yang terdiri dari 5 bab.

Syarat-syarat mendapat ijin atau memperbarui ijin agen jelas tertulis di Bab 3, pasal 57. Selain itu, juga tertulis peraturan agen ketenagakerjaan yang harus dipatuhi selama menjalankan bisnis agen itu.

Hal ini akan menjadikan BMI mempunyai harapan baru dan kesejahteraan BMI akan lebih terjamin dan terhindar dari praktek agensi jahat atau agensi bodong. Dengan adanya pengetatan dalam bidang ini, diharapkan kesejahteraan BMI akan meningkat serta pelayanan agensi kepada BMI akan lebih profesional, tak lagi memberatkan sebelah pihak seperti saat ini.

SUARABMI.COM - Hong Kong, “Berdasarkan permintaan publik dan kekhawatiran dari majikan serta pencari kerja di lingkup jasa agen ketenagakerjaan, maka Departemen Labor berencana menyusun Kode Praktek untuk industri agen ketenagakerjaan, guna meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan agen,” kata juru bicara Labor, Kamis, (15/4/2016) lewat pernyataan pers ke media-media.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close