loading...

SUARABMI.COMMasalah pengiriman uang tak sampai kembali terjadi. Kali ini seorang pekerja yang berdomisili di Lingciao bernama Tiara mengeluhkan uang kirimannya sebesar NT$ 13.000 yang dikirimkan melalui toko Indonesia di daerah New Taipei City tak kunjung sampai.  Ketika itu  Tiara masih bekerja di Luchou New Taipei City merawat seorang  nenek, ia  mengirim uang melalui toko NM (samaran) yang  ditujukan kepada rekening BRI suaminya, Harto Priyono 19 Februari 2016 lalu. Selang 10 hari, wanita asal Ponorogo  Jawa Timur ini mendapat kabar kalau uang belum masuk. Ia kemudian mengontak, NI (nama samaran) pemilik toko NM.
Tiara mengatakan uang yang dikirim kalau tidak sampai. “Seharusnya toko NM memberikan pemberitahuan tetapi kenapa pas ia mau minta uangnya katanya mau dikasih tetapi hanya setengah saja. Diminta tanda bukti uang masuk tidak diberi, malah bicara yang tidak-tidak,”  terang Tiara.

“NI pernah mengirimkan beberapa slip pengiriman bukti transfer ke saya, tetapi tidak ada sama sekali nama suami saya, apa dia tidak bisa membaca,” ujar Tiara.
[ads-post]
Agensi Tiara juga sempat membantu Tiara tetapi hasilnya sama saja. “Saya sendiri yang mengirim dan agensi saya menjadi saksinya. Dulu saya memang bekerja di dekat sana, di depan tokonya dia tetapi karena nenek sudah tidak ada jadi saya pindah rumah ke Linciao, pegunungan yang merupakan perbatasan Taipei.  Saya belum bisa keluar sekarang.”

Tiara mengaku berkomunikasi dengan NI terakhir, tanggal 9 maret kemarin terus sampai sekarang kalau di telpon tidak diangkat. Belakangan ini tokonya sering tutup. Karenanya saya meminta teman saya di sana untuk melihat tokonya buka atau tidak.  Tiara juga mengirimkan SMS kalau masalah uang ini tidak selesai ia akan membawa kasus ini ke polisi. NI malah menantang kalau mau ke kantor polisi silakan, terang Tiara. [indos/sbmi]

SUARABMI.COM - Masalah pengiriman uang tak sampai kembali terjadi. Kali ini seorang pekerja yang berdomisili di Lingciao bernama Tiara mengeluhkan uang kirimannya sebesar NT$ 13.000 yang dikirimkan melalui toko Indonesia di daerah New Taipei City tak kunjung sampai.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close