loading...

SUARABMI.COMInnalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kamis malam sekitar pukul 11, Hartati, tkw asal Nusa Tenggara Barat meninggal dunia. Sebelumnya, wanita yg berangkat ke Taiwan melalui PT. Akarinka Utama Sejahtera ini dirawat di ruang ICU lantai 3 no.9 rumah sakit lixin (landseed Hospital chungli Taoyuan) karena menderita kanker hati. Ibu dari 4 orang anak ini telah tergantung pada alat bantu pernafasan semenjak bulan maret 2016 lalu. Bahkan sempat ada opsi selang bantu pernafasan itu dilepas karena harapan hidupnya sangat kecil apalagi biaya saat itu telah mencapai di atas 50 juta rupiah. Namun pihak perwakilan pemerintah Indonesia di Taiwan menghendaki Hartati tetap mendapat bantuan alat pernafasan (melarang mencabut selang). 
[ads-post]
Hartati berdomisili di Jakarta sekalipun kota kelahirannya Bima NTB. Risa, tetangganya di Jakarta yang kerap menjaga Hartati, menyampaikan KDEI mengirimkan surat kepada kementerian kesehatan di Indonesia dan ke daerah asal Hartati terkait dana pembiayaan perawatan Hartati di rumah sakit. 

Bulan april lalu, keluarga hartati diwakili oleh Rosnani juga sempat datang ke Taiwan menjenguk Hartati.
Sekitar pukul 9 kamis malam, kualitas pernafasan Hartati drop, dokter meminta Risa agar bersiap dan datang ke rumah sakit. Akhirnya sekitar pukul 11 malam, kamis 5 mei 2016 Hartati menghadap Allah SWT. Berita meninggalnya Hartati telah disampaikan pula kepada KDEI Taipei

Keluarga besar Holiday Peduli menyampaikan bela sungkawa untuk keluarga Hartati dan berdoa semoga almarhumah Hartati mendapat rahmat dan ampunan dari Allah SWT.

SUARABMI.COM - Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kamis malam sekitar pukul 11, Hartati, tkw asal Nusa Tenggara Barat meninggal dunia. Sebelumnya, wanita yg berangkat ke Taiwan melalui PT. Akarinka Utama Sejahtera ini dirawat di ruang ICU lantai 3 no.9

Post a Comment

Powered by Blogger.
close