loading...

SUARABMI.COMSINGAPURA, Seorang Pekerja Migran Indonesia harus dipenjara selama 6 minggu karena ketahuan mencampur air kencing-nya dengan susu yang diberikan kepada anak laki-laki majikannya( 4 ) yang dia asuh.

Ela (27 ) , mengaku bersalah pada Senin (6 Juni 2015 ) pada salah satu dari dua tuduhan kejahatan yang telah dilakukan. Ela bekerja pada majikan itu kurang lebih 1 bulan.

Pengadilan mendengar bahwa pada 16 Oktober 2015, majikan perempuannya sesaat setelah pulang ke rumah dan menuangkan air dari termos untuk diminum.

Pada saat dia meneguk air, tampak warna airnya  berwarna sedikit kekuningan ,kemudian majikannya tersebut menunjukkan kepada ibu dan ayah mertuanya serta suaminya, dan mereka pun meneguknya ,dan mereka pun mendapati rasa yang aneh pada air tersebut.
[ads-post]
Majikannya kemudian memutuskan untuk menyimpan Termos yang berisi air tersebut di kamar tidurnya untuk mengamati kondisi air di hari berikutnya.

Keesokan harinya, ia menemukan bahwa kandungan di dalam termos berbau tajam. Ketika ela ditanya apakah ada sesuatu yang terjadi dengan air tersebut, Ela mengatakan tidak.

Pada 18 Oktober, majikannya memergoki ela tengah mencuci termos yang ia ambil dari kamar tidurnya. Ela pun akhirnya dibawa ke kantor ejen.

Dia mengakui bahwa pada 16 Oktober, ia telah mengumpulkan beberapa urine/air kencingnya dan menuangkan itu ke dalam botol yang berisi susu untuk anak majikannya.

Pada kasus seperti ini ,Ela sebenarnya bisa saja dipenjara hingga satu tahun dan didenda karena Kejahatan.
[youtube src="xCNp5danClU"/]

SUARABMI.COM - SINGAPURA, Seorang Pekerja Migran Indonesia harus dipenjara selama 6 minggu karena ketahuan mencampur air kencing-nya dengan susu yang diberikan kepada anak laki-laki majikannya( 4 ) yang dia asuh.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close