loading...

Photo Ilustrasi/lintasmagetan
SUARABMI.COMCerita duka TKW Indonesia di luar negeri “tertipu kenalan“ seringkali kita dengar. Berawal kenalan di media sosial, hingga hubungan akrab menjadi awal petaka seperti ini. Dengan janji mau dinikahi, para TKW dengan mudah mengirimkan hasil jerih payahnya kepada pelaku. Seperti yang dialami PA, seorang TKW asal Surakarta, Jawa Tengah yang bekerja di Eropa.

Ia mengaku tertipu hingga ratusan juta oleh kenalannya yang berinisial LAK, pria warga Jl. Tidar, Kauman, Magetan yang mengaku seorang wartawan di Magetan. Kepadanya, LAK mengaku duda dan berprofesi sebagai wartawan/jurnalis di Magetan. Singkat cerita, LAK berniat menikahi PA yang juga seorang janda. Keinginannya tersebut dibuktikan dengan mendatangi keluarganya di Karanganyar. Karena ada itikad baik, maka pihak keluarga pun akhirnya menerimanya.

Namun dalam perjalanannya, kedok LAK mulai terungkap. Dirinya mulai minta kiriman uang dengan alasan untuk mengembangkan profesinya sebagai wartawan, bisnis jualan salak, buka toko roti, makelar mobil/motor dan bisnis batu mulia. Selain itu beragam alasan sering kali LAK sampaikan kepada PA. Ujung-ujungnya minta kiriman duit. Karena sudah terlanjur percaya, ia pun mentransfer uang sesuai permintaan LAK. Ia, selalu bilang kalau uang yang dibawanya akan di gunakan untuk investasi. Juga buat modal bersama jika kelak sudah menikah.
[ads-post]
“Saya percaya saja karena dia (LAK.red) meyakinkan saya dan tidak akan menipu. Kedua orangtua dan keluarganya, juga sering ngobrol dengan saya via telephone. Bahkan ia menjaminkan profesi wartawannya, karena ia wartawan, ia bilang tidak akan menipu. gitu katanya,’’ terang PA.

Tak terasa hubungan itu berjalan selama tiga tahun. Sejak awal Juni 2013 lalu hingga awal tahun 2016 ini. Perhitungan PA, selama kurun waktu itu tak kurang 350 juta rupiah telah ia transfer ke LAK. Awal terbongkarnya kedok LAK bermula ia menggunggah fotonya bersama LAK. Setelah itu justru ia didatangi seorang wanita yang mengaku asal Plaosan Magetan yang mengaku pacar LAK. Bahkan dirinya mengaku sudah di hamilinya. Namun diminta digugurkan.

Ia mendesak PA agar meninggalkan LAK, karena ia calon suaminya. Belum selesai dengan wanita asal Magetan ini, ia kembali dibuat sakit hati dengan melihat akun FB milik LAK. Ternyata ia sudah menggandeng wanita lain asal Malang yang juga seorang TKW. Wanita asal Malang ini pun ternyata sudah dilamar oleh LAK, bahkan selama hubungannya dengan LAK, wanita berinisial TS tersebut juga sudah keluar duit banyak untuk LAK. Ketika masalah ini di tanyakan ke LAK, jawabannya berputar putar nggak jelas. Ia mengaku hanya berteman saja. Tidak ada hubungan istimewa, katanya.

Karena merasa ditipu dan dikhianati, PA akhirnya meminta kembali seluruh uang yang sudah ia berikan. Dari jumlah yang telah ia berikan sekitar 200 juta telah dikembalikan. Dalam bentuk mobil. Sedangkan sisanya sekitar 150 juta masih ada di LAK. Saat di tagih pun, yang bersangkutan selalu beralasan.

“Saya pun aktif menghubunginya. Supaya masalah ini segera selesai. Tiap kali saya hubungi nggak ada respon sama sekali. Bahkan anak saya datang ke Magetan pun nggak di gubris. Ini saya masih berusaha diselesaikan dengan kekeluargaan. Tapi kalau nggak bisa, ya terpaksa dengan jalur hokum,’’ jelas PA. (redaksi)

SUARABMI.COM - Cerita duka TKW Indonesia di luar negeri “tertipu kenalan“ seringkali kita dengar. Berawal kenalan di media sosial, hingga hubungan akrab menjadi awal petaka seperti ini.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close