loading...

Photo Suara
SUARABMI.COMWATI, 26 tahun, kabur setelah majikan terus memukulinya dengan alasan BMI tersebut tak bisa Kantonis dengan baik.

“Sing Sang sering marah-marah: kamu itu bisanya cuma ngomong mci, mhou yi si, saja, terus saya dikata-katai lei chun (kamu bodoh), ci sin (sinting), juga lei pok choi (membantah jika dikasih tahu),” kata Wati, Senin, (23/5/2016).

Wati yang baru pertama kali bekerja di Hong Kong ini mulai bekerja sejak 3 bulan lalu. Namun sejak itu pula dia sudah sering dimarahi dan dipukuli.

“Saya bingung, hari ini Sing Sang bilang ngepel lantai begini, tapi besok berubah lagi, lalu bilang saya ini bodoh, otak saya kayak babi,” kata Wati gemetaran.

Jika dianggap salah bekerja, Sing Sang akan menjambak rambut, menjewer, memukuli kepala atau mendorong leher BMI ini hingga terjerembab jatuh.
[ads-post]
Wati sebenarnya sempat mengadu ke agen. “Tapi agennya bilang kalau majikan saya itu memang sering marah-marah, tapi mereka baik karena tetap bayar gaji, kasih makan, juga kasih saya libur, jadi saya disuruh tahan-tahanin,” kata Wati.

Namun aniaya terus berulang, Jumat, (20/5/2016), sekitar pukul 4 sore Wati mengepel kamar sementara Sing Sang tidur-tiduran di kasur.

Tiba-tiba Dai Dai masuk dan marah-marah. “Saya sebenarnya nggak mengerti kata Dai Dai (saat itu), dalam hati saya cuma bilang: tahanin saja, demi gaji Rp 7 juta,” kata Wati.

Diamnya Wati malah membuat Sing Sang meledak. Majikannya lalu menjewer dan menjambak rambut BMI tersebut. Sing Sang juga menempelak kepala serta mendorong punuk leher hingga Wati terjerembab jatuh. Semuanya itu hanya karena Wati salah memasak pesanan Dai Dai dan gagal membeli ikan sesuai pesanan di pasar.

Sambil terisak, Wati berkisah dia tak lagi bisa tidur malam itu. Saat diberi libur keesokannya, Wati ditemani teman-temannya pun melaporkan Sing Sang dan Dai Dai ke polisi.

Senin, (23/5/2016), Wati juga diantar ke Christian Action untuk minta didampingi. Namun saat diwawancarai SUARA, Wati masih sesekali terisak ketakutan sendiri.

“Saya takut majikan akan balas, saya benar-benar nggak nyangka bekerja di Hong Kong itu kayak begini,” kata Wati

SUARABMI.COM - WATI, 26 tahun, kabur setelah majikan terus memukulinya dengan alasan BMI tersebut tak bisa Kantonis dengan baik.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close