loading...

SUARABMI.COMSeorang TKA kaburan asal Indonesia bernama Suhardi, diduga kehabisan uang, bulan November tahun lalu merampok sebuah toko 7 eleven, memegang sebuah pisau, melukai petugas malam, mengatakan bahwa ia menginginkan bir, merampok 6 botol bir senilai 210 NT kemudian melarikan diri, polisi akhirnya berhasil menangkapnya, pengadilan Kaohsiung sesuai dengan tuntutan membawa senjata melakukan perampokan, memutuskan hukuman 7 tahun 2 bulan penjara, setelah masa hukuman akan dideportasi.

Putusan tersebut menyatakan bahwa tahun lalu tanggal 21 November pukul 01.48, Suhardi 21 tahun karena kehabisan uang setelah kabur, ia membawa sebilah pisau masuk ke sebuah toko di Zhong Xiao Rd, Sanchong New Taipei City, melihat lihat keadaan toko, saat ditanya oleh pelayan toko bermarga Li "apakah ada yang bisa dibantu ?", Suhardi kemudian mengatakan hendak membeli bir, saat Li masuk ke gudang mengambil bir, tiba tiba Suhardi mengikutinya, tangan kirinya memegang leher Li dan berusaha menusuknya.
[ads-post]
Li melihat tindakan Suhardi mengatakan,"Apa yang kamu mau? Saya beri, setelah itu pergilah", Suhardi mengatakan bahwa ia mau bir, pada saat itu Li mendengar ada orang yang masuk kedalam toko, Li berteriak sekerasnya "tolong!", Suhardi segera menghunus pisau berusaha menusuk dada Li, namun tidak kena, keduanya terlibat perkelahian, Leher Li, dan tangan kirinya tergores dan berdarah, Suhardi segera meraih bir kemudian melarikan diri.

Suhardi setelah meninggalkan toko, ia terlebih dahulu menuju taman terdekat untuk berganti pakaian, menyembunyikan sweater bertopi warna di dalam tas, dan mengenakan kaos hitam, kemudian dengan tenang meninggalkan lokasi. Polisi setelah mendapatkan laporan segera mengakses layar CCTV dan menangkapnya. Sumber : LTN/HOLIDAY

SUARABMI.COM - Seorang TKA kaburan asal Indonesia bernama Suhardi, diduga kehabisan uang, bulan November tahun lalu merampok sebuah toko 7 eleven, memegang sebuah pisau, melukai petugas malam, mengatakan bahwa ia menginginkan bir, merampok 6 botol bir senilai 210 NT kemudian melarikan diri, polisi akhirnya berhasil menangkapnya, pengadilan Kaohsiung sesuai dengan tuntutan membawa senjata melakukan perampokan, memutuskan hukuman 7 tahun 2 bulan penjara, setelah masa hukuman akan dideportasi.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close