loading...

SUARABMI.COM - Hong Kong“Tahun ini Total, calon jemaah haji Indonesia dari Hong Kong berjumlah 39 orang. Profesi mereka beragam, yakni sebagai TKW, home staff KJRI, pejabat dan staf BUMN seperti Garuda Indonesia Airlines, BRI, Mandiri, dan BNI. Juga, pramugara Cathay Pacific dan pejabat/staf perusahaan swasta lainnya. Jumlah TKW ada 17orang,” kata Ustadz Abdul Muhaemin Karim, pembimbing haji warga Indonesia di Hong Kong.

Para Jemaah haji tersebut akan berada di Arab Saudi selama 20 hari. Rinciannya, 5 hari di kota Madinah, 2 hari di kota Jeddah, dan selebihnya di kota Mekkah.

“Berangkat dari Hong Kong tanggal 2 September dan tiba lagi di Hong Kong tanggal 23 September,” ujar pegiat dakwah Islamic Union of Hong Kong ini.
[ads-post]
Ustadz Muhaemin menjelaskan, tahun ini, seperti tahun-tahun sebelumnya, pemberangkatan warga Indonesia calon Jemaah haji dari Hong Kong menggunakan fasilitas Haji Luar Negeri yang dikelola oleh Koperasi Sejahtera KJRI Jeddah. “Biaya haji tahun ini sebesar HK$44,600,” ujarnya.

Ustadz Muhaemin mengatakan, bagi warga Indonesia yang berniat untuk berhaji tahun depan syaratnya mudah. Yakni, hanya mengisi formulir visa haji, menyertakan fotokopi paspor, HKID, dan medical certificate, telah berumur 45 tahun atau lebih, serta menyerahkan foto ukuran paspor dan surat nikah bagi yang berangkat dengan pasangan.

“Untuk pendaftaran tahun depan bisa menghubungi Ketua IKJHI (IkatanKeluarga Jemaah Haji Indonesia) atau panitia haji sejak awal bulan Rajab (sebelum bulan puasa). Kesempatan emas bagi teman-teman yang ada di Hong Kong untuk dapat menunaikan ibadah haji ke Baitullah dengan mudah,” kata Ustadz Muhaemin. applus

SUARABMI.COM - Hong Kong“Tahun ini Total, calon jemaah haji Indonesia dari Hong Kong berjumlah 39 orang. Profesi mereka beragam, yakni sebagai TKW, home staff KJRI, pejabat dan staf BUMN seperti Garuda Indonesia Airlines, BRI, Mandiri, dan BNI. Juga, pramugara Cathay Pacific dan pejabat/staf perusahaan swasta lainnya. Jumlah TKW ada 17orang,” kata Ustadz Abdul Muhaemin Karim, pembimbing haji warga Indonesia di Hong Kong.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close