loading...

SUARABMI.COM - Sukadana, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) mengeluarkan sebuah data yang sungguh mengejutkan, baru-baru ini.

Yakni tentang jumlah mantan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang terjangkit HIV/AIDS. Angkanya cukup tinggi, mencapai 108 orang. 

Bahkan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid mengaku terperangah mendengar angka itu.

Jika data tersebut benar, kata Nusron, itu merupakan pukulan telak bagi lembaga yang dipimpinnya. Apalagi, sebagian besar dari 108 warga Lamtim itu terjangkit HIV/AIDS setelah mereka kembali bekerja dari luar negeri.
[ads-post]
Dia mengakui, memang ada beberapa kasus TKI yang terkena penyakit seks menular HIV/AIDS setelah pulang dari luar negeri. Namun khusus untuk kasus yang terjadi di Lamtim, Nusron mengaku belum mendapat laporan.

Karena itu, untuk membuktikan kebenaran data tersebut, dirinya berjanji akan melakukan pengecekan terlebih dahulu. “Dua orang saja terkena HIV/AIDS sudah termasuk besar. Namun jika sebagian besar dari 108 TKI asal Lamtim terkena HIV/AIDS saya tidak yakin, harus cek lagi itu kebenarannya,” katanya seperti diberitakan Rakyat Lampung (Jawa Pos Group), hari ini (11/8).

Menurut dia, bila data Diskes Lamtim itu benar, harus segera dilakukan evaluasi guna perbaikan ke depan. Sebab, sambungnya, tidak menutup kemungkinan banyak kasus TKI yang mengidap penyakit HIV/AIDS, namun belum diketahui secara pasti. 

“Kalau di Lamtim ada, tentu di daerah lain ada. Namun jumlahnya saya tidak yakin untuk Lamtim sebanyak itu,” ungkapnya. jpnn

SUARABMI.COM - Sukadana, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) mengeluarkan sebuah data yang sungguh mengejutkan, baru-baru ini.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close