loading...

Solehudin, Dipenjara 22 Tahun di Taiwan Karena Terlibat Pembunuhan Kapten Berniat Hafalkan Al-Qur'an
SUARABMI.COMSolehudin adalah mantan abk Yilan yang mendapat hukuman 22 tahun penjara di Gui shan Taoyuan. 

Seperti halnya Waludi, ia dijerat pasal pembunuhan bersama terhadap juru mudi kapal. Perjalanan kapal ikan dari Yilan ke Costarika menjadi berubah haluan gara gara kasus tersebut.

Solehudin adalah abk asal desa blanko, kecamatan losari kabupaten Brebes. Baru saja ia menginjak kakinya di Taiwan, esoknya ia sudah berlayar ke Costarika. "Saya belum pernah liat uang Taiwan, gaji juga belum dapat" terang Solehudin. Maklum gaji baru dibayar setelah kapal menyandar.
[ads-post]
Kemampuan bahasanya yang minim ditambah kerasnya perlakuan kapten kapal kerap membuat ia dipukul. "Sakit kapten, sakit, sakit" teriak Solehudin pada kapten kapal Taiwan agar pukulan dihentikan.

Berbeda dengan para abk yang ditahan lainnya. Solehudin menghabiskan waktunya dengan menghafal Al Qur'an. "Selama disini saya menjaga sholat 5 waktu dan saya berniat menghafalkan Al Qur'an (30 juz)" ungkapnya kepada Adi Permadi, orang yang menjenguknya di penjara Gui Shan beberapa waktu silam. Menurut Adi Permadi wajah Solehudin lebih cerah mungkin karena ia menjaga sholat fardhu 5 waktu. holiday

Solehudin adalah mantan abk Yilan yang mendapat hukuman 22 tahun penjara di Gui shan Taoyuan.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close