loading...

TKW Hong Kong Terlibat Bisnis Rentenir dan Pencucian Uang Hingga Capai Nilai 2 Milyar
SUARABMI.COM - Hong Kong, Pada September 2015, polisi melakukan penangkapan terhadap pelaku rentenir dan berhasil menggaruk 60 tersangka. Dalam penyelidikan yang berawal dari laporan masyarakat itu menunjukkan bahwa Muniroh dan dua orang BMI lainya meminjamkan rekening bank mereka kepada sindikat pelaku rentenir 'lintah-darat' untuk mendapatkan 'upah' HK $ 1.000.

Jaksa penuntut umum menyebutkan, kegiatan rentenir  haram tanpa izin yang dilakukan pada April 2009 sampai November 2012 itu mencapai HK $ 1.140.000. Setara dengan + 2 milyar rupiah.

Dengan keadaan terdesak itu Muniroh memutuskan untuk meminjamkan rekening bank-nya kepada teman sesama BMI atas dasar kepercayaan dan ketidak-tahuan atas risiko hukumnya. 
[ads-post]
Muniroh dikatakan hanya mengenyam sekolah dasar (SD) sehingga tingkat pendidikanya sangat rendah. Demikian pembelaan pengacara.

Pengacara Muniroh dalam pembelaanya, kepada pengadilan mengatakan bahwa terdakwa adalah seorang janda yang sangat membutuhkan uang karena putrinya sakit pada saat itu. Sang majikan juga  memuji pekerjaan Muniroh yang baik selama bertahun-tahun dan meyakini kalau Muniroh melakukan pelanggaran hukum itu tanpa sengaja dan karena kelalaianya.

Dua BMI lainnya  yang tidak disebutkan namanya didakwa dengan pelanggaran yang sama. Mereka berusia 30 dan 31. Hari ini, Selasa, 13 September 2016 dua BMI itu menjalani proses hukum.

SUARABMI.COM - Hong Kong, Pada September 2015, polisi melakukan penangkapan terhadap pelaku rentenir dan berhasil menggaruk 60 tersangka. Dalam penyelidikan yang berawal dari laporan masyarakat itu menunjukkan bahwa Muniroh dan dua orang BMI lainya meminjamkan rekening bank mereka kepada sindikat pelaku rentenir 'lintah-darat' untuk mendapatkan 'upah' HK $ 1.000.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close