loading...

Analisis Usaha Jhi Pay yang Mulai Menggeser Chiken Di Indonesia, Prospek Bagi Purna BMI
SUARABMI.COM - Jhi Pay atau ayam goreng khas Taiwan sangat digemari tak hanya TKI yang berada di negara penempatan, namun ternyata masyarakat Indonesia juga mulai melirik Jhi Pay daripada Chiken karena khas rasanya yang unik dan enak, tak sekedar ayam tepung goreng.

Bagi purna BMI, jenis usaha ini bisa menjadi peluang yang sangat bagus karena dari segi modal dan keuntungan yang menjanjikan. Untuk memulai berbisnis ini setidaknya membutuhkan modal sebagai berikut.
  • Gerobak ukuran standar Rp. 2 jutaan
  • Alat penggorengan Rp. 1 jutaan
  • Paper Food bag atau pembungkus
  • Ayam dada segar
Untuk satu dada ayam utuh bisa dijadikan 5 sampai 6 buah jhi pay dengan kalkulasi harga, dada ayam utuh (1 kg) Rp. 30 ribuan.
[ads-post]
Harga jual Jhi Pay (kita anggap 10 ribu), jadi satu dada ayam bisa memperoleh 60 Ribuan. Estimasi jika dalam sehari mampu menjual 50 buah maka dalam sebulan akan di dapat 10 ribu x 50 x 30 = Rp. 15.000.000. Dari jumlah pendapatan sekian dikurangi harga ayam yaitu 250 ekor untuk 1500 buah Jhi Pay seharga Rp 7.500.000 dan bahan lainnya seperti minyak goreng dan lainnya Rp. 1 juta sehingga dalam sebulan didapat keuntungan bersih Rp. 6.500.000,-.

Ini jika sehari mampu menjual 50 buah Jhi Pay, jika lebih maka hasilnya juga akan lebih. Berikut cara membuat Jhi Pay.
[youtube src="9dSJe5siSXo"/]

Jhi Pay atau ayam goreng khas Taiwan sangat digemari tak hanya TKI yang berada di negara penempatan, namun ternyata masyarakat Indonesia juga mulai melirik Jhi Pay daripada Chiken karena khas rasanya yang unik dan enak, tak sekedar ayam tepung goreng.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close