loading...

Ditinggal Nikah Sang Pacar, TKW Ini Bunuh Diri Terjun Ke Laut
SUARABMI.COM - Frustasi ditinggal kawin oleh pacar, wanita ini meilih tenggelamkan diri ke laut. Akibatnya Agata Gimah ,35, warga Palas, Lampung Selatan, tewas mengapung di Pantai Embe, Desa Merakbelantung, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, pada Kamis (13/10)

“Diduga frustasi lantaran ditinggal kekasih menikah dengan wanita idaman lain, sehingga Agata Gimah nekat mengakhiri hidupnya,” kata Camat Palas, Rika Wati, Kamis petang.

Menurut Mindania (64) anaknya memiliki kekasih bernama Agus. Kemudian anaknya bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di Taiwan, meninggalkan kekasihnya. Setelah kembali dari Taiwan, anaknya mencari kekasihnya, namun kekasihnya itu telah menikah dengan wanita idaman lain.
[ads-post]
Mengetahui itu, anaknya putus asa dan frustasi. Pihak keluarga telah berupaya mengobati luka hatinya, dengan mencarikan jodoh yang lain, namun tidak ada yang cocok.

“Korban hanya mencintai kekasihnya dan tak ada yang bisa mengantikan posisinya. Oleh sebab, itu diduga anaknya akhirnya nekat mengambil keputusan mengakhiri hidupnya terjun ke laut,” ungkapnya.

Kapolsek Kalianda, AKP. Hendi Prabowo membenarkan bahwa warga menemukan mayat berjenis kelamin perempuan di sekitar pantai Embe. “Jenazahnya, sudah dibawa petugas ke Rumah Sakit Umum Bob Bazar, Kalianda untuk keperluan pemeriksaan,” ucapnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), keterangan saksi dan hasil pemeriksaan, sekitar pukul 06.30 WIB, sebelumnya ada warga yang melihat korban berjalan sendiri ke pantai Embe, namun beberapa lama kemudian korban telah ditemukan dengan kondisi mengapung meninggal dunia dengan menggunakan jas hujan.

“Motifnya, korban meninggal dunia, gara-gara putus asa karena ditinggal kekasihnya menikah,” jelas Hendi Prabowo. Poskotanews

Frustasi ditinggal kawin oleh pacar, wanita ini meilih tenggelamkan diri ke laut. Akibatnya Agata Gimah ,35, warga Palas, Lampung Selatan, tewas mengapung di Pantai Embe, Desa Merakbelantung, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, pada Kamis (13/10)

Post a Comment

Powered by Blogger.
close