loading...

SUARABMI.COMSetelah Indonesia, Filipina menjadi negara paling banyak memasok pekerja rumah tangga di luar negeri. Namun, citra pembantu dari kedua negara benar-benar berbeda.

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa dari sisi gaji, buruh migran perempuan asal Filipina selalu mendapat bayaran lebih tinggi daripada yang diperoleh TKW Indonesia, di mana pun mereka bekerja. Belum lagi jika melihatnya dari sisi kemampuan berbahasa, pendidikan dan kekuatan diplomasi.

Akhir-akhir ini sejumlah figur publik turut mempopulerkan bagaimana pekerja domestik asal Filipina membantu sukses mereka di bidang mereka masing-masing.

Peraih emas pertama Singapura pada cabang renang gaya kupu-kupu Joseph Schooling, misalnya, secara terbuka mengucapkan terima kasihnya kepada PRT Filipina yang bernama Yolanda.

“Bibi Yolly seperti ibu kedua bagiku. Ketika kecil, dia mudah membantu. Dia menjagaku ketika di rumah. Dia memasak dan membantu mengerjakan PR. Secara tak langsung dia membantu karir saya. Dia selalu bersemangat dengan apa yang saya kerjakan,” kata Schooling kepada Straits Times.
[ads-post]
Pujian serupa juga pernah dilontarkan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. Bahkan sebelum menjabat perdana menteri, Justin Trudeau dan istrinya Sophie sudah mempekerjakan dua pembantu asal Filipina untuk menjaga anak-anaknya. Kepada Perusahaan Penyiaran Kanada (CBC) dia menyebut Marian Pueyo dan Marilou Nemiada Trayvilla sebagai pekerja yang juga perawat sekunder ketiga anaknya.

Aktor kawakan Hollywood Robin Williams bahkan menikahi bekas pembantu rumah tangganya, Marsha Garces, blasteran Filipina-Finlandia. Marsha adalah bekas pengasuh anak pertama robin, Zachary. Dari pernikahan dengan Marsha, robin memiliki dua anak, Zelda dan Cody. Pada 2008, Marsha mengajukan gugatan cerai dari Robin setelah 20 tahun menikah. Dalam sebuah wawancara dengan Ruben V. Nepales di Inquirer.net, Robin mendeskripsikan Marsha, "She’s Finnipino. You get lechon with white fish." Robin meninggal pada 2014 lalu.

Anda tentu kenal dengan Pangeran William. Putra mahkota kerajaan Inggris itu bahkan sempat mengundang bekas pengasuhnya ke acara pernikahannya dengan Putri Kate Middleton. Perempuan bernama Araceli "Lilly" Piccio tersebut bekerja pada Mendiang Putri Diana untuk merawat Pangeran William dan Harry. Lilly bahkan sempat mengajari Pangeran William bahasa Tagalog.

Pujian untuk TKW Indonesia?
Jika Anda ketik kata kunci TKW Indonesia atau Indonesian Maid di mesin pencari, yang muncul adalah banyak kabar tak sedap: pelecehan yang mereka alami, ditipu agen, dibunuh, hendak dipancung, kabur, atau disiksa majikan. Satu-satunya pujian yang santer, terutama dari pemerintah, adalah mereka merupakan pahlawan devisa.

Kalau hanya dihargai dari triliunan rupiah yang mereka hasilkan, sejatinya pemerintah tak ada bedanya dengan majikan yang mengeksploitasi tenaga mereka. TKW harus dididik dan dibina supaya mereka kerja dengan penuh martabat dan harga diri di negeri orang. Sebab, mereka adalah duta bangsa yang membawa citra negara. Jika penghargaan kepada para pekerja migran kita rendah, mungkin negara lain sejatinya menganggap negara kita dengan harga serupa. 

Setelah Indonesia, Filipina menjadi negara paling banyak memasok pekerja rumah tangga di luar negeri. Namun, citra pembantu dari kedua negara benar-benar berbeda.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close