loading...

BMI Wajib Baca: BMI Hong Kong Yang Terjerat Hutang Karena Bisnis MLM Hingga Mengidap AIDS, Sampai Dirumah Pun Tetap Ditagih Hingga Banyak yang Bunuh Diri
SUARABMI.COMSelama aku di Hong Kong sejak Januari , 2013 terlalu banyak kejadian hutang-piutang teman BMI yang mengakibatkan keputus asaan. Bahkan ada yang 'bunuh diri' diduga penyebabnya jeratan hutang di Hong Kong.

Singkat cerita, hutang BMI kepada lembaga keuangan di Hong Kong dan berakhir bencana ini kebanyakan karena bujuk rayu pihak tertentu yang menawarkan 'bisnis'. Terutama yang memiliki skema MLM Pyramida.
BMI yang baru, dibujuk rayu oleh peserta MLM Pyramida agar ikut bisnis mlm, diantaranya Q-net. Tentu saja BMI baru ini tidak punya uang, maka diajarilah dia hutang ke finance untuk modal ikut MLM.

Harapan 'palsu' dan 'doktrin' yang menghipnotis untuk menjadi 'leader' dalam bisnis, korban (BMI baru) itu terobsesi dan mencairkan dana pinjaman yang uangnya langsung dibelanjakan untuk membeli produk Q-Net. (ikut skema investasi bodong) yang mana produknya tidak memiliki nilai intrinsik namun nilai nominalnya jutaan rupiah / ribuan dolar Hong Kong.

Kelak, BMI ini merasa menjadi korban, maka akan mencari 'korban lain' dan demikian seterusnya!! sampai sekarang akhir November 2016 ini!.

Keuntungan 'investasi' yang dijanjikan hanya mimpi. Hutang di finance tidak dapat membayar, bunga dan denda semakin menumpuk, gaji tak cukup lagi untuk mengangsur, maka situasi menjadi bim-salabim-alakadabra-rusak-porak-poranda!!.

Banyak lagi kisah memilukan. Juru tagih yang galak dan bengis mengintimidasi keluarga, mengancam, membentak, teriak dan arogan, bahkan mengancam penjara dan lain sebagainya. Maklum, kebanyakan keluarga BMI orang kampung yang illiterate di bidang hukum. Perlu edukasi dan pendampingan!!.
[ads-post]
Selama hampir dua bulan di Jawa, aku mengunjungi beberapa sahabat yang memerlukan nasehat. Salahsatunya, sebut saja namanya "Mawar" mantan BMI di Hong Kong.

Saat aku berkunjung, Mawar belum di rumah. Dari ibunya aku tahu, dia di Hong Kong 11 tahun terus menerus tetapi hanya dapat mengirimkan RP15.juta saja, dan saat ini ditagih oleh salah satu bank (finance) di Hong Kong senilai HK$30.000. , masih ada bank (finance lain) yang mungkin akan mengirimkan tagihan.

"Saat ini Mawar tidak bekerja, karena sakit, tidak dapat bekerja dengan baik. Ya, hanya pekerjaan yang hanya menyibukkan dirinya tetapi tidak mendapat uang". Kata Ibunya yang janda tua ini memelas."Suaminya juga telah lari, entah ke mana". keluh Ibu renta ini.

Tak lama kemudian Mawar tiba, dia bercerita betapa ruginya dia selama di Hong Kong karena terjerat MLM Pyramida Q-Net, dengan modal uang pinjaman bank di Hong Kong. Jadi selama bekerja di Hong Kong Mawar hanya gali lubang-tutup lubang. Gaji tak cukup untuk mengangsur, berakhir diinterminit majikan dan overstay.

Selama overstay, dia bekerja serabutan siang malam asalkan dapat uang. Namun keadaan bukan lebih baik tetapi lebih terpuruk. Dia tertangkap immigrasi dan harus dipenjara sebelum dipulangkan.

"Saya pulang tidak membawa apapun, kecuali pakaian yang melekat". Katanya sambil menangis. "dan sekarang, hutang di bank Hong Kong masih ditagih di sini, saya harus melunasi, uang dari mana, tolong Pak, bagaimana saya harus melangkah?". Tanya Mawar sambil menangis.

Dia bercerita, kalau dirinya ingin bekerja ke luar negeri lagi. Malaysia menjadi pilihan. "Tetapi, saat saya medikal, saya unfit Pak". Mawar sesambat.

Saya bertanya, sakit apa sehingga unfit untuk menjadi TKI. Dia menjawab, bahwa dirinya positive HIV AIDS!.

Aku tertegun, tercekat. Aku tak dapat menelan air ludah. Mataku melihat anaknya yang masih kecil tapi tak berani bertanya apakah anaknya juga sudah melakukan chek-up HIV AIDS dan juga tak berani bertanya hal-hal lain selain fokus pada masalah perdata yang dia alami.

"Sepulang dari Hong Kong, saya menikah dan punya anak ini". Katanya. "Tapi ayahnya entah ke mana .... ". Sambungnya.

"Begini Mbak Mawar, hutangmu itu karena saat ini kiranya tidak mungkin membayar sebanyak itu, tentunya, ada cara untuk menjawab juru tagih. Biarlah pengacara saya dapat mendampingi dirimu dan biar pengacara yang menjawab jika jurutagih itu menjalankan tugasnya ke rumah Anda". Kata saya singkat dan tak mau berlarut-larut dalam emphaty di rumah kecil yang lembab itu.

Aku foto (scan) data diri Mawar dan dokumen lain untuk surat kuasa ke pengacara. Aku segera menghubungi pengacaraku untuk memberikan pendampingan kepada Mawar.

Aku berharap kepada teman-teman yang di luar negeri, agar menggunakan waktu sebaik-baiknya dan jangan mudah terpesona bujuk rayu investasi yang kelihatanya baik karena mungkin itu semua jebakan dan akan membuat anda sengsara di belakang hari.

Tidak sedikit BMI yang telah merasakan kepahitan akibat terjebak mengikuti bisnis-bisnis abal-abal yang bertaburan di Hong Kong!. Juga mengikuti investasi bodong atau pun MLM pyramida dengan segala merek dan bentuknya.

Silahkan, Anda gunakan hak 'hutang' yang dapat diakses dengan mudah di Hong Kong, tetapi manfaatkan sebagai dana MODAL bersama keluarga. Hidupkan ekonomi bersama keluarga. Jadikan diri Anda dan keluarga Anda amanah dan qonaah.

Silahkan hutang, karena hak Anda melakukanya dan memang 'mudah' selama Anda memiliki syaratnya. Gunakan dana hutangan sebagai modal untuk besarkan usaha keluarga, apakah perdagangan / pertanian / industri barang / jasa agar benar benar bermanfaat di kampung. Atau untuk membangun rumah atau digunakan anak sekolah/kuliyah!!.

Jangan anda pinjamkan data diri anda untuk mengajukan hutang yang uangnya dipakai orang lain. BAHAYA!!.

Ditulis oleh Agzoeads Dardiri Joenaedy

Selama aku di Hong Kong sejak Januari , 2013 terlalu banyak kejadian hutang-piutang teman BMI yang mengakibatkan keputus asaan. Bahkan ada yang 'bunuh diri' diduga penyebabnya jeratan hutang di Hong Kong.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close