loading...

BNP2TKI Amini Kontrak Mandiri, Konjen Siapkan SK Kontrak Mandiri Untuk BMI Hong Kong
Photo Suara
SUARABMI.COM - Konjen Tri Tharyat akan mengeluarkan SK terkait persyaratan kontrak mandiri BMI Hong Kong sebagaimana telah diamini oleh BNP2TKI terkait kontrak mandiri.

“Ada beberapa persyaratan ini masih kita matangkan. Jadi sabar sebentar. Beberapa persyaratan tadi yang jelas kita akan buat untuk tidak menambah beban para BMI,” ujar Konjen Tri sebagaimana dimuat dalam malajah suara pekan lalu.

Lebih jauh Konjen menjelaskan, sebenarnya dalam UU No 39/2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri, namanya bukan kontrak mandiri melainkan perpanjangan kontrak tanpa agen dengan majikan yang sama.
[ads-post]
Jadi istilah kontrak mandiri tidak sepenuhnya benar karena jika kontrak mandiri seolah-olah seperti di Singapura dimana BMI bisa langsung bernegosiasi dengan majikan atau direct hiring. Sementara di Hong Kong tidak demikian.

“Jadi kontrak mandiri secara teori dan secara aturan hanya bisa dilakukan setelah berakhirnya kontrak pertama. Kedua, hanya dapat diberlakukan untuk majikan yang sama,” paparnya.

Syarat lainnya adalah bahwa kontrak mandiri harus bersifat sukarela. Jadi kedua belah pihak, baik BMI maupun majikan harus sama-sama mau. Jika pihak majikan tidak mau memperpanjang kontrak, maka tidak bisa.

Menurutnya, yang terpenting bagi pemerintah sekarang adalah perlindungan terhadap BMI tetap terjamin. Jadi jika BMI memilih melakukan kontrak mandiri maka harus juga disadari bahwa resiko apapun yang terjadi kemudian adalah tanggung jawabnya sendiri. Pemerintah menyerahkan sepenuhnya kepada KJRI untuk membuat syarat-syarat melaksanakan kontrak mandiri. suara

Konjen Tri Tharyat akan mengeluarkan SK terkait persyaratan kontrak mandiri BMI Hong Kong sebagaimana telah diamini oleh BNP2TKI terkait kontrak mandiri.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close