loading...

Jangan Sembarangan Bawa atau Kirim Obat Dari Indonesia, Wanita Ini Harus Menhadapi Sidang di Kaohsiung Taiwan Gara - Gara Hal Tersebut
SUARABMI.COM - Seorang wanita WNI berinisial MY dipanggil pengadilan Kaohsiung karena kedapatan menerima kiriman pos berisi obat obatan dari Indonesia dalam jumlah besar. 

Jum'at lalu, 4/11, MY dan kawannya menuturkan kejadian tersebut. "saya mendapat kiriman dari keluarga di Indonesia aneka obat obatan, seperti panadol, paramex, bodrex dan lain lain. Itu semua titipan teman teman" saya ujar MY.

Pihak pos kaohsiung memeriksa paket obat obatan tersebut dan karena curiga, paket besar obat obatan itu diserahkan kepada kepolisian untuk ditindak lanjuti.

Tak tahunya kami mendapat panggilan sidang dengan tuduhan memperdagangkan heroin ujar MY dan rekannya. Kami sangat terkejut terang mereka berdua.
[ads-post]
MY dan kawannya yang berinisial SY berinisiatif menghubungi Adi Permadi, mantan satgas KDEI. Menurut Adi, MY dan SY sebaiknya mencari pengacara untuk membantu kasus mereka bersidang di pengadilan. 

Ia juga menyarankan mereka berkonsultasi dengan KDEI dalam kaitan bantuan hukum kepada mereka sebagai warga negara Indonesia.

Adi juga berpesan untuk teman teman di Taiwan, obat obatan tertentu dari Indonesia belum tentu bisa dimasukkan ke Taiwan apalagi dalam jumlah besar. 

Karena bisa jadi komposisi dan dosis obat itu dikategorikan oleh Taiwan sebagai kategori heroin atau narkoba meski itu obat legal di Indonesia terang Adi Permadi. Penulis Holiday

Seorang wanita WNI berinisial MY dipanggil pengadilan Kaohsiung karena kedapatan menerima kiriman pos berisi obat obatan dari Indonesia dalam jumlah besar.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close