loading...

Karena Kasus Sri Utami, Dinsosnakertrans Banyuwangi Wajibkan Pembekalan IT Kepada Calon TKI
SUARABMI.COMDinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Banyuwangi memberikan pembekalan kepada calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Tidak hanya pembekalan mengenai Hal itu perlu dilakukan lantaran banyak kejadian mengenai penyalahgunaan akun sosial media oleh sejumlah TKI.

"Kita tidak ingin kasus video telanjang di sosial media terulang lagi. Jadi kali ini pembekalan TKI juga kita berikan pengetahuan mengenai Informasi Telokumunikasi agar tidak disalah-gunakan," ungkap Kepala Bidang Penempatan Kerja, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Joko Sugeng Raharjo, Senin (31/10/2016).

Bahkan, selain para calon TKI juga diputarkan video atau sejumlah kelakuan negatif yang telah diunggah oleh para TKI di sosial media. Hal itu gunanya agar sebagai perhatian bagi yang lainnya.
[ads-post]
"Dengan melihat itu mereka akan berfikir untuk tidak mengulanginya. Setidaknya mereka dapat menggunakan sosial media dengan hal yang positif," terangnya.

Para TKI, kata Joko, pemanggilan mereka memang disengaja. Selain memberikan pengetahuan langsung tentang IT, mereka juga diberikan pembekalan teknis, mental dan pemahaman bekerja. Tak hanya itu yang terpenting mengenai dokumentasi dan administrasi data diri calon TKI tersebut.

"Paling penting adalah data diri dan kelengkapan dokumen calon TKI. Nanti di sini kita akan tahu, data mereka diisi sendiri atau memang ada yang mengisikan. Apakah diketahui keluarga atau memang dimanipulasi oleh orang lain," jelasnya.

Menurut Joko, di Banyuwangi memang diberlakukan sistem demikian agar lebih menekankan ke validan data. Hal ini juga untuk menekan adanya pemalsuan data oleh TKI atau dari pihak penyalur tenaga kerja.

"Biasanya yang datang itu penyalur tenaga kerja, tapi disini kita panggil semua calo TKI dan ditanya satu persatu," ungkapnya. Beritajatim

Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Banyuwangi memberikan pembekalan kepada calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Tidak hanya pembekalan mengenai Hal itu perlu dilakukan lantaran banyak kejadian mengenai penyalahgunaan akun sosial media oleh sejumlah TKI.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close