loading...

SUARABMI.COM - SA TKW asal Indramayu harus rela kehilangan pekerjaan karena terminate dan harus kehilangan puluhan ribu dollar akibat ulah temannya yang menjanjikan visa bebas kerja.

Nurizah (nama akrab) seorang TKW Paperan yang berasal dari Ngawi ini berhasil tipu daya SA hingga HK$ 11.000 namun setelah itu ia menghilang.

Kepada SA, Nurizah alias Tarni menyatakan bahwa berstatus paperan itu enak, mudah serta bebas mencari uang. Nurizah menawarkan kepada SA sebuah job di restoran dengan basic salary sebesar HK $16.000 setiap bulan. Akhirnya, SA terpengaruh bujuk rayu Nurizah alias Tarni. Untuk bekerja di restoran, Nurizah alias Tarni mengatakan harus menandatangani kontrak kerja selama 6 tahun sekaligus dengan biaya sebesar HKD 47.000.
[ads-post]
Setelah tawar menawar yang mereka berdua sepakati, SA menyerahkan uang sebesar HKD 11.000 kepada Nurizah alias Tarni yang katanya untuk biaya pengurusan Visa. Kemudian, oleh Nurizah alias Tarni, SA disarankan untuk segera pulang ke kampung halaman karena visa akan dikirim ke alamat sesuai dengan pasportnya. Nurizah alias Tarni mengatakan kepada SA, visa akan segera sampai. Namun setelah ditunggu sekian lama, tak juga ada kiriman visa yang datang ke rumahnya.

Melalui tulisan ini, SA menitipkan pesan kepada seluruh BMI di Hong Kong khususnya, agar peristiwa yang menimpanya jangan sampai menimpa yang lainnya. Selanjutnya, SA meminta kepada siapa saja untuk waspada kepada orang seperti Nurizah alias Tarni yang telah menipunya. Sebab, setelah memahami bagaimana kondisi dan kehidupan WNI paperan di Hong Kong, SA meyakini sangat terbuka kemungkinan ada Nurizah-Nurizah atau Tarni-Tarni lain yang bergentayangan mencari mangsa karena kepepet keuangan.

SA TKW asal Indramayu harus rela kehilangan pekerjaan karena terminate dan harus kehilangan puluhan ribu dollar akibat ulah temannya yang menjanjikan visa bebas kerja.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close