-----iklan---------
Banner iklan disini
loading...
loading...

SUARABMI.COM - Kisah seorang BMI Hong Kong ini membuat kita berpikir untuk kesekian kali dalam mempersiapkan mental sebelum menjadi BMI, karena sejatinya pekerjaan kita tak ubahnya seperti kerja rodi.

Tak sedikit BMI yang mendapat perlakuan melebihi budak, bak jaman penjajahan dengan apa yang dialami oleh para orang tua kita yang mengalami masa kerja Rodi dan Romusa.

Bekerja dinegeri orang dengan watak majikan yang beragam, tak sedikit BMI yang mengalami stress akibat tekanan pekerjaan dan berbagai kejadian salah satunya seperti yang dialami oleh Tiwi (nama samaran) ini.
[ads-post]
Mendapat majikan yang super pelit dan bawel, semua pekerjaan dianggap tak benar. Tak hanya itu, walaupun ia baru bekerja 5 bulan pada majikan tersebut, ia selalu mengalami diskriminasi.

Salah satunya adalah dilarangnya ia pakai listrik majikan untuk mengisi daya baterai HP hingga colokan listrik pun dikasih gembok.

Bagaimana pendapat anda tentang model majikan seperti ini dan bagaimana solusi untuk mengatasinya, bagi yang pernah mengalami silahkan tuangkan ide dan solusi kamu untuk sahabat BMI yang satu ini. Be Smart BMI....! 

Kisah seorang BMI Hong Kong ini membuat kita berpikir untuk kesekian kali dalam mempersiapkan mental sebelum menjadi BMI, karena sejatinya pekerjaan kita tak ubahnya seperti kerja rodi.

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://plus.google.com/u/0/photos/115157821366086931748/albums/profile/6295477770107479810} SuaraBMI.com is Choice news updates about all things Indonesian's Migrant as well as trending topics in the Indonesian's Migrant social media sphere. {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi} {twitter#https://twitter.com/suarabmi} {google#https://plus.google.com/u/0/+suarabminews} {pinterest#https://www.pinteres.com} {youtube#https://www.youtube.com} {instagram#https://www.instagram.com}
Powered by Blogger.
close