PERHATIAN : JIKA BERITA ATAU ARTIKEL KAMU INGIN DIMUAT DISUARABMI.COM, KAMU DAPAT MENGIRIMKANNNYA MELALUI FORM UNTUK KIRIM BERITA DAN ARTIKEL KAMU DISINI
Banner iklan disini
loading...
loading...

SUARABMI.COMDua BMI berinisial SK dan ST, masing-masing divonis hukuman penjara 2 bulan dan denda HK$ 800 karena terbukti bersalah berjualan di Victoria Park yang melanggar peraturan keimigrasian Hong Kong dimana keduanya menyalahi visa kerja mereka sebagai pekerja rumah tangga (PRT).

Vonis SK dibacakan hakim di Pengadilan Shatin pada 9 November lalu. Hakim menyatakan SK bersalah telah berjualan sehingga dihukum 2 bulan penjara. SK ditahan di penjara Lo Wu dan bebas pada 19 Desember.

Sementara vonis ST dibacakan di Pengadilan Eastern Court pada 16 November. Nasib ST lebih beruntung ketimbang SK, karena hakim hanya menjatuhkan hukuman denda.

Sebelumnya, SK tertangkap tangan oleh polisi ketika tengah berjualan SIM card di Victoria Park. BMI kelahiran Blitar, Jawa Timur yang sudah bekerja di Hong Kong selama enam tahun itu, ditangkap pada 1 September lalu oleh polisi Hong Kong saat sedang melakukan transaksi di Victoria Park. Polisi juga mengambil foto transaksi yang dijadikan bukti di pengadilan.

Setelah ditangkap, SK dibawa ke kantor Imigrasi Kowloon Bay untuk diinterogasi lebih lanjut. Ia dituduh melakukan pelanggaran peraturan keimigrasian Hong Kong. Dalam sidang 13 Oktober lalu, SK mengaku bersalah telah berjualan yang menyalahi visa kerjanya.

Sedangkan ST ditangkap polisi saat tengah melakukan transaksi jual beli kurma di Victoria Park pada Juni lalu, bertepatan dengan bulan puasa.

BMI yang telah bekerja di Hong Kong selama 9 tahun itu, pada Juni 2016 bertemu dengan temannya yang menawarkan kerja sama untuk penjualan kurma dengan perjanjian bahwa ST akan menerima komisi bila bisa menjual kurma.
[ads-post]
Nahas, di hari pertama berjualan, ST ditangkap polisi. Ia pun dibawa ke kantor Imigrasi Kowloon Bay untuk diinterogasi. BMI kelahiran Kendal, Jawa Tengah itu dituduh melanggar peraturan Keimigrasian.

Di persidangan, ST awalnya tidak mengakui perbuatannya. Tapi setelah pembeli kurma mengakui telah melakukan transaksi jual beli dengan ST, akhirnya ia mengakui kesalahannya dan menyesal.

Hakim memutuskan ST bersalah dan dihukum denda HK$ 800 yang harus dibayar pada hari itu juga seusai sidang.

Masih nekat
Meski sudah ada dua BMI dijatuhi vonis penjara dan denda, ternyata masih ada saja BMI yang nekat berjualan tidak hanya di Victoria Park, tapi bahkan ada yang berjualan jamu di depan KJRI.

Melihat hal ini, Konjen Tri Tharyat sudah menegur dan mengingatkan agar jangan berjualan karena melanggar kontrak kerja. “Saya sudah panggil dia (BMI yang berjualan di depan KJRI). ‘Mbak, aku ini Konjenmu, nggih. Kalau sampeyan ditangkap, sampeyan nggak bisa nyalahin Konjen karena Konjen sudah kasih tahu bahwa apa yang Anda lakukan ini melanggar kondisi kontrak Anda ya’,” ungkap Konjen Tri kepada SUARA, Kamis (17/11/2016).

Meski sudah diingatkan, BMI tersebut masih saja berjualan di depan KJRI. “Kalau sudah tahu salah, ya jangan dilakukan (berjualan),” tegas Konjen.

SUARA masih melihat tiap Minggu masih cukup banyak BMI yang berjualan di Victoria Park. “Iya saya sudah tahu, tapi mau bagaimana lagi. Saya mau mencari tambahan. Saya jualannya mindik-mindik (sembunyi-sembunyi),” kata seorang BMI yang berjualan makanan dan minuman, Minggu (27/11/2016), ketika disinggung ada BMI yang sudah divonis penjara dan denda karena berjualan.

Konsul Kejaksaan Sri Kuncoro menambahkan pihaknya akan menyiapkan sosialisasi melalui media sosial untuk mengingatkan pemerintah Hong Kong sangat serius menegakkan aturan.

Ia tak habis pikir mengapa masih banyak BMI mengaku tidak tahu larangan berjualan padahal papan pengumuman dipasang di tiap sudut Victoria Park. suara

Dua BMI berinisial SK dan ST, masing-masing divonis hukuman penjara 2 bulan dan denda HK$ 800 karena terbukti bersalah berjualan di Victoria Park yang melanggar peraturan keimigrasian Hong Kong dimana keduanya menyalahi visa kerja mereka sebagai pekerja rumah tangga (PRT)

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://plus.google.com/u/0/photos/115157821366086931748/albums/profile/6295477770107479810} SuaraBMI.com is Choice news updates about all things Indonesian's Migrant as well as trending topics in the Indonesian's Migrant social media sphere. {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi} {twitter#https://twitter.com/suarabmi} {google#https://plus.google.com/u/0/+suarabminews} {pinterest#https://www.pinteres.com} {youtube#https://www.youtube.com} {instagram#https://www.instagram.com}
Powered by Blogger.
close