loading...
loading...

SUARABMI.COM - TKW asal Indonesia bernama Jaimah Hapit Said yang baru sebulan bekerja di Singapura menjadi tersangka perampokan kepada Ibu Majikannya senilai $SG 8.180 dan tiga gelang emas senilai $SG 1200 dipengadilan Distrik.

Jaimah (32) dijatuhi hukuman penjara 40 bulan 6 minggu pada hari Selasa 13 Desember lalu setelah mengaku bersalah merampok Nyonya Hwang Sai Kin (81) berupa uang tunai dan perhiasan dengan total $SG 9.380 disebuah rumah di Bedok pada 26 September lalu.

Wakil Jaksa Penuntut Umum Jaime Pang mengatakan kepada pengadilan bahwa Jaimah memasuki kamar Nyonya Hwang pada sekitar 2:00 hari itu dan bertanya apakah ia membencinya, Madam Hwang membantahnya.

Jaimah tiba-tiba meraih tangan kanan Nyonya Hwang erat dan mendorongnya kembali ke tempat tidur, menyebabkan dia jatuh ke belakang.

Dia duduk di tubuh korban dan dengan handuk pembersih putih ia gunakan untuk membungkam mulutnya untuk mencegah dia berteriak minta tolong.

Sekitar 10 menit kemudian, ia membuka handuk dari mulut Nyonya Hwang sementara masih menahan kakinya. Dia meminta uang dari Ibu Hwang, yang berulang kali mengatakan bahwa ia akan memenuhi permintaan itu.
[ads-post]
Jaimah kemudian mengatakan Nyonya Hwang untuk duduk di sudut ruangan, dan menempatkan lengannya di leher korban, menyakiti dan menyebabkan dia mengalami kesulitan bernapas.

Dia akhirnya berhenti dan meminta Ibu Hwang untuk memberikan uang tunai untuknya dan Madam Hwang pun menyerahkan $ 3600.

Ketika Nyonya Hwang mengatakan dia lapar dan meminta makanan, Jaimah memperingatkannya untuk tidak berteriak minta tolong. Dia putus telepon di kamar, serta ponsel korban.

Sementara menuju ke dapur, Jaimah menutup kameraCCTV di ruang tamu sehingga tidak mampu menangkap gerakannya. Dia mengambil roti dan air untuk korban, dan juga diambil pisau dari dapur.

Setelah memberikan roti dan air ke Madam Hwang, Jaimah menodongkan pisau ke arahnya, dengan mengancam untuk tidak meninggalkan ruangan sampai setengah jam kemudian, dan mengancam akan menikamnya dengan pisau jika ia melakukannya.

DPP Pang mengatakan Jaimah kemudian menggeledah rumah, dan mengambil $ 4.580 dan tiga gelang dari kamar tidur majikannya. Dia mencoba lari dan kabur tapi tidak bisa menemukan paspornya.

Sebelum ia meninggalkan rumah dengan $ 8.180 dalam bentuk uang tunai dan tiga gelang, dia memutus saluran telepon untuk mencegah korban dari meminta bantuan. Tapi Nyonya Hwang akhirnya berhasil menyambung kembali saluran telepon dan menelepon adiknya.

Jaimah ditangkap tiga hari kemudian ketika dia meminta bantuan dari Kedutaan Besar Indonesia. Sedangkan korban kemudian diperiksa dan ditemukan memiliki luka ringan pada leher dan lengan.

Ketika ditanya oleh Hakim Crystal Ong, apa yang ia lakukan dengan barang-barang dan uang tunai tersebut, Jaimah mengatakan bahwa ia menyerahkannya ke seorang wanita Indonesia dan tidak tahu apakah uang tunai dan perhiasan tersebut sudah diberikan ke keluarganya atau belum.

TKW asal Indonesia bernama Jaimah Hapit Said yang baru sebulan bekerja di Singapura menjadi tersangka perampokan kepada Ibu Majikannya senilai $SG 8.180 dan tiga gelang emas senilai $SG 1200 dipengadilan Distrik.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close