loading...
loading...

SUARABMI.COM - Taiwan, 19 Januari 2017, di Kaohsiung (高雄) terjadi peristiwa penembakan. Peristiwa ini terjadi sejak hari sudah larut malam sampai subuh. Kejadian ini berlangsung di Nanzi District (楠梓), di antara jalan Dezhong (德中路) dan jalan Yuanzhong (援中路). Saat itu ada sekitar 10 buah mobil bahkan lebih yang melakukan aksi penembakan, melepar semburan api, saling tabrak mobil. Pada saat aksi tersebut berlangsung, ada 5 orang mahasiswa sedang mengobrol di depan mini market. Melihat hal itu, mereka langsung lari ke dalam mini market untuk berlindung. Di antaranya, ada juga yang berlindung di bawah meja. Belakangan, di sekitar tempat mereka duduk, sudah ada peluru yang telah memecahkan jendela kaca mini market.

Peluru yang berserakan di jalanan bukanlah tembakan yang dilepaskan para pihak kepolisian, melainkan ulah dua kelompok orang yang melakukan aksi penembakan itu di jalanan. Sekitar pukul 02:00 tengah malam, di Kaohsiung (高雄) daerah Nanzi District (楠梓), di antara jalan Dezhong (德中路) dan jalan Yuanzhong (援中路), mucul 2 kelompok pasukan sejumlah 30-40 orang, mengendarai 10 buah atau lebih mobil.
[ads-post]
Saksi mata menyatakan bahwa segerombolan orang datang mengendarai mobil, kaca mobil dibuka. Mereka semua memakai masker dan mobil mereka tidak dipasang plat mobil. Hampir seluruhnya duduk di dalam mobil dan melakukan aksi penembakan.
[youtube src="1I3RkaYmI7w"/]
Ada sebuah mobil yang sudak ditabrak sampai hancur dan ditinggalkan di lokasi kejadian. Melihat kejadian ini 5 orang mahasiswa tersebut merasa sangat terkejut seperti melihat aksi teror dalam film-film. Dua dari mereka lari ke dalam mini market, orang-orang dalam mini market pun langsung menundukkan badan untuk berlindung.

Saksi juga mengatakan bahwa ketika mendengar suara ledakan peluru , mereka langsung menunduk. Kemudian ada yang datang menghampiri mereka dan mencari tempat peristirahatan karyawan. Bahkan pelaku aksi penembakkan itu bertanya kepada mereka, apakah salah satu dari mereka yang telah mencekik orang lain.

Yang lebih mengerikan adalah setelah peristiwa itu berakhir, kelima mahasiswa tersebut menemukan bahwa tempat mereka duduk sebelumnya terdapat pecahan kaca akibat peluru yang ditembakkan pelaku.
Saksi mata mengatakan : “Seharusnya tidur di rumah saja.”

Memang benar seharusnya tidur di rumah, kalau saja mereka lambat untuk bersembunyi, mungkin saja kepala mereka yang menjadi korban. Dan untuk warga lainnya, tetap dihimbaukan agar menghindari aktivitas di luar ruangan pada malam hari serta tetap waspada.

Sumber : TVBS/ trans indogo

Ada sebuah mobil yang sudak ditabrak sampai hancur dan ditinggalkan di lokasi kejadian. Melihat kejadian ini 5 orang mahasiswa tersebut merasa sangat terkejut seperti melihat aksi teror dalam film-film. Dua dari mereka lari ke dalam mini market, orang-orang dalam mini market pun langsung menundukkan badan untuk berlindung.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close