SUARABMI.COM - Selama sepekan ini imigrasi Hong Kong telah berhasil menahan 23 pekerja ilegal beserta majikannya. Operasi tangkap tangan tersebut dilakukan di gudang, restoran, toko kelontong dan toko sayur.

"Siapapun yang melanggar ijin tinggal, adalah bersalah. Juga, para turis tidak diperbolehkan bekerja di Hong Kong, entah dibayar atau tidak, tanpa ijin dari Direktur Imigrasi. Pelanggar dapat dikenai hukuman penjara dan denda maksimal hingga HK$ 50.000 dan penjara 2 tahun," kata Juru Bicara Imigrasi Hong Kong dalam pernyataan pers mereka.

Dalam operasi 'Twilight' pertama petugas imigrasi berhasil tangkap 4 pekerja olegal dan 2 majikan di 6 titik penggerebekan, semuanya adalah pria berusia antara 43-57 tahun dan seorang diketahui memakai ID orang lain.
[ads-post]
Pria yang memakai ID orang lain ini dikenai hukuman penjara 10 tahun dan denda maksimal HK$ 100.000. Sementara dalam operasi 'Champion' petugas berhasil tangkap 14 pekerja ilegal dan seorang majikan di 28 titik yaitu restoran, toko kelontong, spa pijat, kios, pabrik serta pusat perbelanjaan di Tsing Yi, Kwa Chung, Cheung Sha Wan, Sham Shui Po dan Yau Tsim Mong.

Serta dalam operasi 'Windshand' petuga simigrasi mengamankan 2 turis yang menggunakan visa kunjung untuk bekerja di Castle Peak Road di Lok Ma Chau.

Selain para pekerja ilegal, Hukum Hong Kong juga akan menindak para majikan mereka. Majikan yang terbukti di pengadilan melakukan pelanggaran ini dapat dikenai maksimal hukuman dan denda HK$ 350.000 dan penjara hingga 3 tahun.

Majikan menurut Hukum Hong Kong diwajibkan untuk memeriksa dokumen perjalanan yang dimiliki para pelamar kerja, mengajukan visa kerja dan juga mengecek benar tidaknya HK ID yang ditunjukkan. Jika gagal melakukan hal ini, majikan dapat dipenjara maksimal 1 tahun dan denda maksimal HK$ 150.000.
loading...
loading...

Selama sepekan ini imigrasi Hong Kong telah berhasil menahan 23 pekerja ilegal beserta majikannya. Operasi tangkap tangan tersebut dilakukan di gudang, restoran, toko kelontong dan toko sayur.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close