-----iklan---------
Banner iklan disini
loading...
loading...

SUARABMI.COMDari sekitar 40 penumpang boat pancung yang mengangkut TKI ilegal dari Batam, baru dua orang yang ditemukan selamat.

Sementara 10 ditemukan dalam keadaan tewas dan selebihnya masih hilang. Buruknya cuaca di Malaysia membuat pencarian tim SAR setempat kesulitan.

Ketinggian ombak di kawasan itu mencapai 2,5 hingga 3 meter. Saat ini, wilayah Batam dan Malaysia didera hujan lebat sejak Minggu malam.

Kepala kepolsiaian Daerah Mersing, Deputi Superintendan Cyril Edward Nuing, dilansir media Berita Harian menyebutkan, dua korban selamat diketahui bernama Zainal Abidin (28), dan seorang wanita bernama Helmy (20) asal Surabaya.

Dari keterangan dua korban selamat tersebut diketahui, jumlah penumpang boat pancung 40 orang. Mereka semuanya calon TKI ilegal yang berangkat dari Batam pada pukul 20.00, Minggu (22/1/2017).
[ads-post]
Di perjalanan, memasuki wilayah Malaysia, tepatnya perairan Tanjung Rhu, boat itu terbalik saat diterjang ombak besar sekitar pukul 04.30 dini hari, Senin.

Nelayan setempat menemukan 10 jenazah terdampar di pantai sepanjang Senin. Dua orang ditemukan selamat, dalam kondisi lemas, kemudian dibawa ke klinik kesehatan setempat.

Saat ini keduanya dirawat di Rumah Sakit Tenggaroh 2, Mersing. Tidak ada dokumen apapun yang melekat pada dua korban selamat tersebut.

Cyril menduga ada korban lainnya yang selamat, namun mereka melarikan diri ke hutran-hutan di wilayah tersebut dan saat ini dalam pencarian.

Operasi pencarian melibatkan 77 anggota SAR, kepolisian, Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM), Angkatan Pertahanan Sipil (APM) dan Angkatan Darat Malaysia. source tribunnews

Dari sekitar 40 penumpang boat pancung yang mengangkut TKI ilegal dari Batam, baru dua orang yang ditemukan selamat.

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://plus.google.com/u/0/photos/115157821366086931748/albums/profile/6295477770107479810} SuaraBMI.com is Choice news updates about all things Indonesian's Migrant as well as trending topics in the Indonesian's Migrant social media sphere. {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi} {twitter#https://twitter.com/suarabmi} {google#https://plus.google.com/u/0/+suarabminews} {pinterest#https://www.pinteres.com} {youtube#https://www.youtube.com} {instagram#https://www.instagram.com}
Powered by Blogger.
close