-----iklan---------
Banner iklan disini
loading...
loading...


SUARABMI.COM - Konsul Jenderal Tri Tharyat sudah memulai aksi untuk memenuhi janjinya memberikan pelayanan yang ramah dan memuaskan bagi warga Indonesia (WNI) di Hong Kong, termasuk pekerja migran Indonesia (PMI). Konjen yang baru menjabat 119 hari per akhir Desember 2016 ini melakukan beberapa langkah terobosan di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong yang dipimpinnya. Beberapa kebijakan baru yang menunjang terwujudnya pelayanan ramah dan memuaskan yang selama ini dituntut PMI, sebagian sudah diberlakukan sejak bulan-bulan terakhir 2016, sebagian lagi mulai efektif per awal tahun 2017.
Hal itu disampaikan Konjen Tri saat jumpa pers akhir tahun dan evaluasi 100 hari kerja pertamanya sebagai Konsul Jenderal di Hong Kong. “Kalau di kabinet, selalu ditanyakan 100 hari kerja. Saya 100 plus 19 hari kerja. 100 hari kerja pertama ini selalu menjadi tolak ukur, apa yang sudah dicapai dan diraih,” kata Tri.
Dalam hal perbaikan layanan paspor, KJRI sudah berkoordinasi intensif dengan Direktur Jenderal Imigrasi RI. Hasilnya, Imigrasi Pusat sudah mengirimkan tim dan peralatan tambahan. Dalam waktu dekat, Imigrasi Pusat juga akan mengirim 1 pembantu staf teknis Imigrasi untuk Hong Kong. Staf teknis ini akan bertugas khusus sebagai ajudikator.
“Sehingga, akan cepat sekali proses ajudikasi bagi paspor baru,” ujar Tri. Untuk kepentingan itu, KJRI juga sudah memperbarui server aplikasi pembuatan paspor.
[ads-post]
KJRI juga telah merekrut 5 pegawai honorer baru untuk meningkatkan layanan. Prioritasnya, untuk membantu pembuatan paspor, 3 orang. Selebihnya, 1 untuk resepsionis dan 1 untuk pengemudi.
“Di luar itu, saya juga melakukan rotasi internal. Saya berharap, terjadi peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.
Langkah lain perbaikan pelayanan, KJRI menyediakan 3 loket baru: loket costumer service keimigrasian, loket khusus booking appointment paspor, dan loket khusus pelayanan kontrak mandiri. Ketiga loket baru itu berada di lantai dasar, di sisi Leighton Road. Pembukaan loket juga diiringi dengan penyediaan ruang tunggu yang relatif cukup luas.
“Tujuannya, untuk mengurangi dan memecah kerumunan di ruang layanan Imigrasi. Juga, membantu pembenahan pelaksanaan booking paspor,” kata pria yang pernah bertugas di kantor perwakilan RI di Perserikatan Bangsa Bangsa ini.
Tidak sebatas itu. KJRI juga membuka ruang tunggu layanan Imigrasi lebih awal, jam 07:30 dan tetap membukanya pada jam istirahat kantor. Dengan begitu, pemohon paspor bisa menunggu di ruang tunggu sampai loket buka, tidak di pinggir jalan. “Alhamdulillah, saya sudah tidak melihat lagi antrean mengekor sampai ke gereja di belakang KJRI. Ini sudah memperlihatkan hasil,” kata Konjen Tri.
“Saya sering sampaikan kepada teman-teman (staf KJRI), mereka (PMI) adalah saudara-saudara kita, tolong dilayani dengan baik dan manusiakan,” ujarnya.
Sebelumnya, Konjen Tri juga sudah memerintahkan semua staf pelayanan publik di KJRI untuk memasang papan nama di meja layanan dan tanda nama di dada masing-masing. “Bagaimana kita sebagai pelayan publik tapi mereka tidak tahu, siapa yang melayani mereka,” tegasnya.

Langkah terobosan paling besar dampaknya bagi PMI Hong Kong tentu saja pemberlakuan kontrak mandiri terbatas untuk perpanjangan kontrak kerja dengan majikan yang sama setelah bekerja minimal 2 tahun, pada 14 Desember 2016 lalu. Pasalnya, kontrak mandiri telah dituntut organisasi-organisasi PMI Hong Kong sejak 2010 silam.
“Tugas kita, mengawal pelaksanaan kebijakan tadi secara optimal,” kata Tri. APAKABAR

Konsul Jenderal Tri Tharyat sudah memulai aksi untuk memenuhi janjinya memberikan pelayanan yang ramah dan memuaskan bagi warga Indonesia (WNI) di Hong Kong, termasuk pekerja migran Indonesia (PMI). Konjen yang baru menjabat 119 hari per akhir Desember 2016 ini melakukan beberapa langkah terobosan di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong yang dipimpinnya. Beberapa kebijakan baru yang menunjang terwujudnya pelayanan ramah dan memuaskan yang selama ini dituntut PMI, sebagian suda

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://plus.google.com/u/0/photos/115157821366086931748/albums/profile/6295477770107479810} SuaraBMI.com is Choice news updates about all things Indonesian's Migrant as well as trending topics in the Indonesian's Migrant social media sphere. {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi} {twitter#https://twitter.com/suarabmi} {google#https://plus.google.com/u/0/+suarabminews} {pinterest#https://www.pinteres.com} {youtube#https://www.youtube.com} {instagram#https://www.instagram.com}
Powered by Blogger.
close