SUARABMI.COMTKI saat ini masih menjadi salah satu profesi yang diminati oleh warga Kalimantan Barat. Menjadi TKI merupakan salah satu pilihan rasional bagi sebagian masyarakat, salah satunya Kalimantan Barat, untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarganya.

Pada tahun 2016, berdasarkan data SISKOTKLN (Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri) yang dimiliki oleh BNP2TKI melalui unit kerjanya di Kalimantan Barat yaitu BP3TKI Pontianak, telah menempatkan sebanyak 1.750 TKI ke sejumlah negara penempatan TKI antara lain ke negara Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Arab Saudi, Qatar, Gabon dan Congo. Para TKI ini bekerja pada sektor Formal sebanyak 1.681 orang dan sektor Informal sebanyak 69 orang. Adapun pembagian berdasarkan jenis kelamin yaitu Laki-laki sebanyak 1.170 orang dan Perempuan sebanyak 580 orang.

Menurut Kepala BP3TKI Pontianak, Kombes Polisi Aminudin, SH menyampaikan bahwa khusus untuk TKI asal Kalimantan Barat yang ditempatkan tahun 2016 lalu sebanyak 1.580 orang. Angka ini meningkat dibanding tahun 2015 lalu yang ditempatkan sebanyak 1.314 orang yang berasal dari Kalimantan Barat .
[ads-post]
Selain itu, ada beberapa capaian dalam pelaksanaan kebijakan penempatan TKI berhasil dilakukan yaitu penerapan kebijakan KTKLN menjadi Elektronik KTKLN (e-KTKLN) berjalan dengan lancar, serta penerapan transaksi non tunai dalam pelayanan penempatan TKI, ini dilakukan dalam rangka menciptakan transaksi keuangan yang inklusif dan transparan dan selanjutnya adalah bersama-sama dengan pemerintah daerah provinsi Kalimantan Barat dan 5 Kab/Kota yaitu Kab. Sanggau, Kab. Sambas, Kab. Bengkayang, Kab. Sintang dan Kab. Kapuas Hulu berkomitmen secara bersama-sama untuk mewujudkan Poros Sentra Pelatihan dan Pemberdayaan TKI wilayah perbatasan dalam bentuk pendirian Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP). Awal tahun 2017 ini, 2 (dua) LTSP yaitu LTSP Entikong dan Sambas tersebut akan diresmikan oleh pemerintah.

Sementara itu, Kasi Penyiapan Penempatan BP3TKI Pontianak, As Syafii, S.IP menambahkan bahwa dari 1.580 TKI asal Kalimantan Barat yang ditempatkan ke luar negeri dapat dirincikan berdasarkan negara penempatannya yaitu Malaysia sebanyak 1.220 orang, Brunai Darusalam sebanyak 343 orang, Congo sebanyak 4 orang, Singapura sebanyak 8 orang, Qatar sebanyak 1 orang dan Arab Saudi sebanyak 4 orang.

Sedangkan menurut daerah asal per kab/ kota, berturut-turut berdasarkan jumlah terbanyak yaitu Kab. Sambas 1.031 orang, Kota Pontianak 193 orang, Kab. Kubu Raya 158 orang Kab. Mempawah 63 orang, Kota Singkawang 61 orang, Kab. Bengkayang 27 orang, , Kab. Sanggau 19 orang, Kab. Landak 19 orang, Kab. Kayong Utara 3 orang,  Kab. Sekadau 3 orang, Kab. Sintang 2 orang, Kab. Ketapang 1 orang. Adapun Kab. Kapuas Hulu dan Kab. Melawi tidak menempatkan TKI berdasarkan data yang ada.

Adapun beberapa pekerjaan rumah juga masih ada yang perlu dibenahi seperti misalnya kualitas dan kompetensi yang dimiliki calon TKI asal Kalimantan Barat, data menunjukkan bahwa calon TKI yang ditempatkan di luar negeri sekitar 50 % masih berpendidikan SD dan SMP padahal kalau tingkat pendidikan dan kompetensi yang dimiliki oleh calon TKI lebih tinggi tentunya bisa mengisi jabatan-jabatan pekerjaan yang lebih baik di luar negeri.

Sumber : BNP2TKI
loading...
loading...

TKI saat ini masih menjadi salah satu profesi yang diminati oleh warga Kalimantan Barat. Menjadi TKI merupakan salah satu pilihan rasional bagi sebagian masyarakat, salah satunya Kalimantan Barat, untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarganya.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close