loading...
loading...

SUARABMI.COM - Taiwan, Menjadi kaburan bukanlah suatu pilihan terbaik namun banyak yang melakukan hal ini lantara berbagai masalah yang mendera mereka hingga tiada pilihan lain lagi selain menjdi kaburan dan tetap mengais rejeki di negeri Formosa itu.

Seorang TKI kaburan jika tertangkap atau jika ingin pulang pasti melalui prosedur yang telah ditetapkan negara penempatan termasuk apakah harus merasakan nikmatnya hotel prodeo atau tidak dan langsung dideportasi.

Beberapa kisah berikut adalah curhatan TKI kaburan yang telah menyerahkan diri dan ingin pulang, namun karena permasalahan dokumen, harus membuat mereka lebih lama mendekam di rumah tahanan Detention Center Sanxia.
[ads-post]
Tidak kurang dari 100 TKI berada di rumah tahanan tersebut dan semuanya tertangkap polisi (pak de dalam bahasa TKI) saat razia.

Banyak yang mengeluh lambannya proses pengurusan SPLP hingga membuat mereka harus lebih lama mendekam ditempat itu. Hal ini juga dialami oleh TKI asal Cilacap berna Sutowo yang dipermainkan SPLP. "saya ada uang tetapi paspor habis masa berlakunya dan pengurusan SPLP lama dan kalau banyak tanya juga percuma" kisahnya.

Tak hanya Sutowo, namun banyak penghuni lainnya yang sama-sama merasakan lambannya proses SPLP dan lainnya sehingga mereka tak lekas pulang. Lalu bagaimana solusinya? Menyerahkan diri sebelum terlambat dengan bantuan orang yang lihai dalam masalah ini akan membantu mempercepat proses perpulangan, so jangan sampai ketangkep kalau kamu ingin cepat pulang. Jika kamu ingin pulang bisa menghubungi Adi Permadi yang sudah malang melintang membantu kaburan yang ingin pulang.

Editor: Ratna Bahana
Sumber: Indosuara dan berbagai

Taiwan, Menjadi kaburan bukanlah suatu pilihan terbaik namun banyak yang melakukan hal ini lantara berbagai masalah yang mendera mereka hingga tiada pilihan lain lagi selain menjdi kaburan dan tetap mengais rejeki di negeri Formosa itu.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close