loading...

SUARABMI.COM - Ada sebuah pertanyaan tentang apabila seorang TKI sakit di Taiwan, namun agensi dan majikan memaksanya ia pulang, padahal si TKI ingin berobatdi Taiwan, lalu apakah TKI harus pasrah atau ada tindakan lain?

Kasus ini ditanyakan karena ada seorang BMI bernama Jumsanah yang menderita tumor otak, ia dipulangkan dan dalam selang 3 bulan di Indonesia ia meninggal dunia.
[ads-post]
Menurut Kadir KDEI, jika TKI mengalami sakit maka ia harus lapor KDEI untuk dipantau karena jika tidak maka KDEI tidak tahu dan TKI bisa dipulangkan sepihak.

"Selama ada laporan kita proses untuk pengobatan di Taiwan dulu, pulang jika atas kemauan sendiri TKI, kita pastikan dulu sembuh disini. Biasanya tidak dilaporkan ke kita, diharapkan bila ada rekannya yang sakit segera dilaporkan biar kita kontrol terus" jawab Kadir saat disodori pertanyaan di atas.

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Diberdayakan oleh Blogger.
close