loading...
loading...

SUARABMI.COM - Tak semua BMI korban gendam barang-barangnya dapat kembali diambil di kantor Polisi, sebabnya banyak barang yang telah dijual pelaku guna untuk keperluan hidup mereka. Diantara korban yang HPnya telah dijual adalah Liah Zuhrona yang mengadu kepada suarabmi.com.

"Saya adalah salah satu korban gendam/ hipnotis di Hongkong pada tanggal 6 Desember lalu. Kemarin saya dipanggil kepolisian TST guna mengenali pelaku. Saya pun dapat dengan mudah mengenali pelakunya, namun sayang saat polisi mengeluarkan barang bukti sejumlah HP dan perhiasan, disitu tidak dtemukan HP saya" ungkap Liah kepada suarabmi.com

Menurut pemaparan polisi, HP dan perhiasan yang tidak ada berarti sudah di jual oleh pelaku gendam tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.
[ads-post]
Liah menceritakan juga ciri-ciri HP yang telah dijual oleh pelaku tersebut. "HPku samsung mega 2 warna putih, dibelakangnya ada tempelan macam stiker anti radiasi warna merah bata bulat, jadi saya berharap jika ada yang membeli HP dari pelaku gendam, saya akan ganti uangnya agar HPku kembali." tutu Liah.

Tak hanya itu, pelaku gendam dalam melancarkan aksinya menukar HP korban dengan HP lain dan menukar uang kertas dengan kertas putih biasa. "Pelaku gendam juga menukar HPku yang hilang tersebut dengan samsung note 2 dan semua uang kertasku berubah menjadi kertas putih" lanjut Liah

Namun HP dan kertas yang diterima Liah sudah diserahkan ke kantor polisi dengan alasan barang tersebut bukan milik Liah. Jika ada yang mendapat HP dengan ciri-ciri diatas dapat menghubungi Liah di nomor 95094977.

Tak semua BMI korban gendam barang-barangnya dapat kembali diambil di kantor Polisi, sebabnya banyak barang yang telah dijual pelaku guna untuk keperluan hidup mereka. Diantara korban yang HPnya telah dijual adalah Liah Zuhrona yang mengadu kepada suarabmi.com.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close