SUARABMI.COM - Proses perpanjangan kontrak di Taiwan walaupun sudah bisa dilakukan dengan cara mandiri namun masih banyak BMI yang menyerahkan sepenuhnya kepada agensi karena bila mengurus sendiri masih belum paham dan terkendala waktu.

Dalam biaya jasa yang dikenakan agensi terhadap biaya perpanjangan kontrak tanpa pulang ini juga cukup tinggi dan bahkan banyak yang melebihi satu bulan gaji.

Hal ini seperti yang dialami oleh Yeni Aryani yang juga dikenakan biaya NT$ 20.000,- untuk perpanjangan kontrak tanpa pulang.

Hal ini pun menjadi perbincangan hangat dikalangan BMI terutama mereka yang telah terkena biaya di atas satu bulan gaji dan sebenarnya merasa keberatan.

Hal senada diungkapkan aktifis BMI Taiwan, Hani yang sangat mengkritisi hal ini dan berharap pemerintah mencetuskan aturan biaya pungutan terkait perpanjangan kontrak tanpa pulang ini.
[ads-post]
"Dalam menanggapi masalah biaya yang dipungut ejen untuk proses perpanjang tanpa pulang yang sudah melampaui dari gaji sebulan. Saya punya satu permintaan,sebuah usul kepada pihak terkait khususnya KDEI. Meskipun Hal ini sangat susah untuk diwujudkan,tapi APA salahnya Saya ungkapkan disini. Yaitu Bagaimana jika ada ketentuan ke setiap ejen supaya biaya proses perpanjangan tanpa pulang tidak Boleh lebih dari gaji sebulan? Bukankah setiap bulan masih menerima uang service fee?" ungkapnya dalam diskusi di Grup Pengaduan TKI Taiwan yang dibuat khusus untuk permasalahan TKI Taiwan.

Hal inipun diamini oleh salah satu perwakilan KDEI, Kadir yang berjanji akan membawa kasus ini dalam pertemuan dengan pihak terkait di Taiwan kedepannya.

"Terimakasih info dan masukannya yang sangat bermanfaat, akan kami catat sebagai bahan masukan dalam pertemuan dengan instansi terkait di Taiwan nanti" tanggapnya.

Bagaimanakah dengan kamu, apakah kamu juga dikenakan biaya diatas satu bulan gaji untuk perpanjangan kontrak tanpa pulang? bila ia silahkan komen sebagai bahan tambahan dan bukti keluhan yang bisa dijadikan masukan berarti bagi KDEI.
loading...
loading...

Proses perpanjangan kontrak di Taiwan walaupun sudah bisa dilakukan dengan cara mandiri namun masih banyak BMI yang menyerahkan sepenuhnya kepada agensi karena bila mengurus sendiri masih belum paham dan terkendala waktu.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close