DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

SUARABMI.COM - Maraknya kejadian penyitaan barang-barang mewah di bea cukai bandara menjadi pobia tersendiri bagi sebagian orang untuk berbelanja barang mewah diluar negeri. Pada dasarnya semua barang yang masuk ke Indonesia dari luar negeri itu dianggap barang impor sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 89/PMK.04/2007.

Sebagaimana peraturan bea cukai di Indonesia bila membawa barang dari luar negeri (bukan barang dagangan), Anda bebas biaya bila: 
  • Barang tersebut milik perorangan dan nilainya tak lebih  dari  250 USD, jika melebihi dari itu akan dikenakan bea masuk, pajak, dan lainnya
  • Untuk rombongan maksimal nilainya naik menjadi 1000 USD, jadi jika nilai barang lebih dari 250USD, maka solusinya bareng-bareng sekeluarga maka tidak terkena bea cukai.
  • membawa barang maksimal 1 liter cairan yang mengandung etil alkohol, misal parfum
  • membawa maksimal 200 barang sigaret;
  • membawa maksimal 25 batang cerutu.
Bagaimana Agar Anda Terbebas dari Bea Cukai?
  • Jangan bawa barang atau eletronik baru yang masih dalam dosbooknya, pisahkan antara barang dan kardus bawaan pabriknya.[ads-post]
  • Jangan membawa barang terlalu banyak dalam satu jenis, karena hal ini akan dicurigai barang dagangan.
  • Jika membawa makanan jangan terlalu banyak karena akan dikarantina nantinya jika ketahuan.
  • Hindari bawa uang tunai lebihdari 100 juta.
  • Sekiranya membeli barang bisa pakai melebihi harga USD 250, langsung pakai saja jangan taruh di bagasi.
  • Persiapkan kuitansi pembelian barang tersebut, jika nanti ditanya harganya kamu bisa kasih kwitansi pembelian tersebut.
Hindari bawa barang yang termasuk jalur merah, sebagai berikut:
  • Barang pribadi yang melebihi aturan diatas
  • Hwan, ikan, tanaman atau produk turunannya
  • Obat terlarang, senjata berhaya, pornografi
  • Film sinematografi, pita video berisi rekaman, video laser disc atau piringan hitam
  • Uang dalam rupiah atau dalam mata uang asing senilai lebih dari Rp 100 juta

Berikut kami hadirkan contoh kasus bea cukai agar Anda dapat mengondisikan barang-barang yang akan Anda bawa dari luar negeri ke Indonesia.

Kasus Pertama:
Di luar negeri, seorang wanita asal Indonesia membeli oleh-oleh berupa tas mahal. Ia membawa tas tersebut masih dalam keadaan kemasan aslidari tokonya.

Ketika tiba di Indonesia, pihak bea cukai menahan tas tersebut sampai dibayar bea masuk, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPNBM). Total pembayaran hampir sama dengan harga asli tas tersebut.

Kasus Kedua:
Seorang penumpang dari luar negeri membawa 7 pasang sepatu dan 13 potong pakaian. Ia memasukkan barang-barang tersebut ke dalam koper dan dikondisikan seperti barang keperluan sehari-hari.

Walaupun barang baru, pemuda ini tidak diwajibkan membayar bea masuk oleh petugas bea cukai.

Kasus Ketiga:
Seseorang habis berlibur ke Singapura. Ia membeli oleh-oleh 2 kemeja dan sebuah notebook. Total harga pasti lebih dari 250 USD. Notebook dimasukkan di tas gendong, sementara kedua baju barunya masih tertera kode tax price.

Oleh petugas bea cukai bandara, orang ini diminta membayar bea masuk untuk kedua bajunya saja, sementara notebook-nya tidak.

Kasus Keempat:
Seorang pemuda habis berlibur ke Belanda. Di sana, ia membeli dua cincin. Yang satu dipakai, satunya lagi dimasukkan ke saku celana. Ketika dilakukan pemeriksaan oleh petugas bea cukai bandara, pemuda ini hanya diminta untuk membayar bea masuk cincin yang disakunya saja.

Kesimpulannya adalah barang-barang yang dipakai untuk keperluan sehari-hari kemungkinan dikenakan bea masuk di bandara adalah kecil. Maka, kondisikanlah barang-barang bawaan Anda sebagai barang kebutuhan penumpang. Semoga bermanfaat! source kreditgogo

Sebagaimana peraturan bea cukai di Indonesia bila membawa barang dari luar negeri (bukan barang dagangan), Anda bebas biaya bila:

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Powered by Blogger.