loading...

SUARABMI.COM - Sosok Youtuber Indonesia bernama Refa Kashiki ini mengatakan jika gajinya sebulan bisa mencapai 260 ribu yen atau setara dengan 26 juta. Tapi, meskipun gajinya terbilang cukup tinggi bagi standar Indonesia, Refa mengaku tak suka dengan kebijakan pemerintahan Jepang.

Refa mengatakan jika pemerintahan di Jepang memiliki sistem ketenagakerjaan yang lebih sadis dibandingkan di Indonesia.

Ini karena pemerintah menetapkan pajak di Jepang yang begitu mengerikan. Dari slip gaji yang ia miliki, Refa memperlihatkan tulisan gajinya yang ternyata dipotong pajak 3 juta rupiah.

[ads-post]Jadi, gaji Refa dalam sebulannya hanya ia terima 23 juta rupiah saja. Parahnya, tak hanya yang bekerja saja yang dikenakan pajak, tetapi juga para pengangguran.

Jika kamu menganggur selama sebulan, kamu juga harus membayar 3 juta rupiah. Jika menganggur selama setahun, maka kamu harus membayar pajak 36 juta rupiah.

Menurut Refa kebijakan ini begitu mengerikan karena sifatnya mengikat bagi seluruh warga berumur cukup.

Refa juga curhat jika gajinya sebesar Rp 26 juta itu tak ia dapatkan dengan mudah. Ia harus rela lembur, over time dan lain sebagainya.[youtube src="-4IP6eAliAE"/]palingseru.com

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Diberdayakan oleh Blogger.
close