loading...
loading...

SUARABMI.COM - Gelombang dingin kali ini 4 hari menyebabkan 154 orang meninggal mendadak, salah satunya seorang pemuda 23 tahun bermarga Yeh dengan penyakit epilepsi yang tinggal di Hemei, Changhwa County.

Karena menderita flu selama beberapa hari, kondisi badannya tak memungkinkan, kemarin pagi tidak bangun, keluarga sekitar pukul 8:30 memanggilnya namun tidak ada reaksi, keluarga segera memanggil ambulans.

Saat tim penyelamat datang menemukan sudah tak bernafas dan tak ada detak jantung, akhirnya tidak dibawa ke rumah sakit gawat darurat, telah dilaporkan untuk melakukan otopsi.
[ads-post]
Yeh menjadi pria termuda dengan kematian mendadak akibat cuaca dingin. Direktur gawat darurat Xiuchuan Hospital Changhwa mengatakan, epidemi flu tahun ini rendah, kemungkinan karena itulah masyarakat mengabaikan cuaca dingin.

Selain itu, kematian mendadak kebanyakan dialami oleh pasien usia 50 tahun keatas, kebanyakan menderita kolestrol, darah tinggi, diabetes, apabila yang meninggal usia 40 kebawah, biasanya berhubungan dengan penyakit bawaan yang berat atau karena mabuk dan jatuh di jalan.

Karena cuaca dingin, banyak orang makan hot pot pedas untuk menghangatkan tubuh, menyebabkan rumah sakit banyak menerima pasien yang mengalami pendarahan pencernaan.

Saat cuaca dingin, makan makanan pedas dan sangat panas, pembuluh darah menyusut tajam, apabila biasanya fungsi pencernaan tidak cukup bagus, maka dengan mudah mengalami pendarahan.

Sumber : UDN News/hld

Gelombang dingin kali ini 4 hari menyebabkan 154 orang meninggal mendadak, salah satunya seorang pemuda 23 tahun bermarga Yeh dengan penyakit epilepsi yang tinggal di Hemei, Changhwa County.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close