loading...
DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

SUARABMI.COM - Seorang BMI di Taiwan bernama Tima bermaksud memperpanjang kontrak tanpa pulang, namun agensi mematok tarif hingga NT$ 13000.

Merasa hal ini tidak benar sebagaimana informasi yang diterima dari KDEI kalau perpanjang kontrak hanya NT$ 1000, Tima lantas lapor 1955.

Agensi yang mengetahui hal itu, lantas mengancam Tima untuk mencabut laporan dan berbohong kalau agensi tidak memungut biaya, jika tidak nurut, Tima akan diblacklist dan tidak bisa perpanjang kontrak.
[ads-post]
Selain itu, agensi juga melecehkan video keterangan perpanjangan kontrak dari KDEI dan bilang kalau video itu abal-abal dan tidak benar.

Sedang menurut Tima, Andi dari KDEI sempat menelponya dan menyuruh minta kuitansi pembayaran tersebut ke agensi, "Gimana ngerayu agensi agar kuitansi dikasih coba???" kata Tima.

Bagai buah simalakama, satu pihak ingin menegakkan peraturan tanpa senjata, sedang pihak lainnya tetap ingin mengeruk keuntungan sebesar mungkin dengan senjata ampuh, lalu mana yang akan bertahan? Silahkan komen...

Seorang BMI di Taiwan bernama Tima bermaksud memperpanjang kontrak tanpa pulang, namun agensi mematok tarif hingga NT$ 13000.

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Powered by Blogger.