loading...
loading...

SUARABMI.COM - Teni Agustina, warga RT 1 RW 4 Desa Pagerandong, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, sudah enam tahun bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia. Namun selama enam tahun itu pula Teni tidak pernah memberi kabar kepada keluarga tentang kondisinya.

“Mungkin ini sudah menjadi nasib keluarga saya. Rumah saya rusak berat dan tidak mungkin saya tempati. Sementara anak saya Teni juga sudah enam tahun tak memberi kabar,” tutur Udami (49), istri Suwar

Teni diketahui hanya sekali memberi kabar kepada keluarganya yaitu waktu sebulan sampai di Malaysia dan mengabarkan bekerja sebagai PRT.

“Setelah kabar itu, sampai sekarang anak saya belum juga memberitahukan. Sebagai ibu, saya khawatir. Bagaimana kondisinya, apakah sehat, atau sakit, dan dimana kerjanya. Saya kehilangan kontak dengan anak saya itu,” ujar Udami.
[ads-post]
Teni pergi tanpa kabar, sementara rumah dan perabotan yang dibeli Udami dari jerih payah di negeri jiran kini rusak akibat bencana tanah bergerak yang menimpanya.

“Semua sudah rusak, saya tidak tahu bagaimana harus membangun rumah kembali. Yang saya pikirkan saat ini yang penting asal bisa melanjutkan hidup dan memberi makan anak-anak,” ujarnya lirih.

Wakil Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, SE, B.Econ atau yang dikenal Wabup Tiwi, menyempatkan mengunjungi rumah keluarga Udami. Ia menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dideritanya. Wabup Tiwi mencoba membesarkan hati Udami yang mulai terlihat putus semangat akibat kejadian yang bertubi-tubi.

Wabup juga meminta pihak Dinas Tenaga Kerja (Dinaker) untuk mencari tahu keberadaan Teni. Keberadaan Teni bisa mulai dilacak dari perusahaan yang mengirimkannya.

“Untuk keberadaan Teni, saya memerintahkan Dinas Tenaga Kerja agar segera mencari tahu keberadaan Teni,” kata Wabup.

Saat awak media yang meliput ke kediamannya menanyakan foto Teni, Udami mengaku kesulitan menemukannya lantaran kondisi rumahnya yang porak poranda. apakabar

Mungkin ini sudah menjadi nasib keluarga saya. Rumah saya rusak berat dan tidak mungkin saya tempati. Sementara anak saya Teni juga sudah enam tahun tak memberi kabar

Post a Comment

Powered by Blogger.
close