loading...

SUARABMI.COM - Menghadapi flu burung H5N7 mulai mewabah di China Selatan, Pemerintah Hong Kong mengumumkan mereka akan segera melarang penjualan ayam dan unggas hidup di pasar jika menemukan satu saja kasus ayam menderita virus H5N7 itu di kota ini.

Hal ini juga senada dengan Pemerintah Taiwan melalui Menteri Pertanian, Lin Congxian, kemarin sore, 16 Februari 2017, secara resmi mengumumkan untuk melarang semua aktivitas perdagangan unggas di seluruh Taiwan selama 7 hari kedepan.

Asisten Direktur Operasi FEHD Fork Ping-lam menyatakan, mereka tidak lagi menggunakan alat tes kuno untuk mengetahui apakah ada ayam yang mengidap virus flu burung, karena akan butuh 6 hari untuk mendapatkan hasilnya. Sebaliknya, Fork menyatakan, FEHD menggunakan teknologi canggih yang hanya butuh 5 jam untuk mengetahui apakah ayam contoh hasil sidak ke pasar itu mengidap flu burung atau tidak.
[ads-post]
Sidak ke pasar-pasar tradisional ini dilakukan setelah Provinsi Guangdong menghentikan penjualan ayam hidup di tempat mereka sejak Kamis, 16 Februari 2017 akibat mewabahnya flu burung H5N7 di wilayah mereka terutama di Jiangsu dan Zhejiang. Tindakan penghentian penjualan unggas hidup itu dilakukan terutama setelah Pemerintah Guangdong menemukan lebih dari 10 persen dari ayam hidup yang dijual di pasar mengandung virus H5N7.

Sedangkan di Taiwan, kemarin jam 10 malam di rumah jagal ternak Unggas di Taipei (台北市家禽批發市場的屠宰場) telah dilaksanakan eksekusi terhadap ternak-ternak unggas. Rencana pemusnahan ternak unggas gelombang pertama ini dilaksanakan dari kemarin jam 10 malam hingga hari ini jam 12 siang. Diperkirakan akan terdapat 30.000 ekor unggas yang akan dimusnahkan.

Truk-truk yang membawa unggas-unggas ternak tersebut juga harus melewati jalur penyemprotan cairan kimia sebelum akan meninggalkan rumah jagal. Isu virus H5N6 ini ditangani secara ketat agar tidak ada satupun korban jiwa manusia yang terkena dampaknya.

Pemerintah Hong Kong sendiri telah berkomitmen untuk ikut menghentikan penjualan unggas hidup jika menemukan satu saja dari contoh unggas yang mereka ambil dari pasar-pasar itu terbukti mengidap virus H5N7.

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Diberdayakan oleh Blogger.
close