SUARABMI.COM - Dua BMI yang nyambi menjadi penerjemah agensi Abu Syarat Makkah diduga menjadi pelaku kekerasan terhadap sesama BMI di Penampungan Agency Abu Sharat Kota Makkah.

Keduanya sebagaimana dilansir oleh Garda BMI Makkah bernama Yasmine dan Faizah Lamarang, keduanya berasal dari Palu Sulawesi Tenggara.

Kedua korban dapat kabur dari penampungan tersebut dan meminta pertolongan. "Dua Korbanya adalah YT dan DS yang berhasil kabur melalui jendela dengan cara melompat ke tong Sampah, Sementara YT berhasil meloloskan diri saat akan diterbangkan ke kota Qassim beberapa waktu lalu, kedua korban saat ini ditampung oleh salah satu LSM dikota Makkah, Kasus penganiayaan ini telah dilaporkan kepihak yang berwajib di kota Makkah" ujar Ahyar dari garda BMI Makkah sebagaimana diterima suarabmi.com.

"Kami disiksa bila kembali ke agent karena kami merasa tidak ada cocokan degan majikan, Hp di rampas, Juga Kami diperlakukan semen-mena oleh keduanya, Di sekap biasa terjadi dimana tempat kami ditampung" ucap YT saat ditemui Liputan Garda BMI Hari ini di Makkah
[ads-post]
"Bagi yang mengenal keluarga sosok lembut yang angker ini dikota Palu, mohon katakan pada keluarga mereka, bahwa mereka disini kejam dan tak lagi memiliki rasa kasihan pada sesamanya WNI/TKI, katakan pada keluarga mereka,inilah sosok sesungguhnya mereka." Cetus Ahyar

Selain itu ada juga 2 BMI yang Kebetulan Ditugaskan pihak Agency Mehhan Sebagai Penerjemah Bahasa. Selain ditugaskan menjadi penerjemah,keduanya juga bertugas sebagai juru sita HP Milik TKW lainnya Yang Kebetulan kembali dari rumah majikan masing-masing setelah kontrak kerja mereka selesai.

Ironisnya HP Hasil sitaan dari sesama TKW (yang menurut mereka punya nilai jual tinggi) tidak kembali kepada sang pemiliknya, Sikap Arogansi dan kurang bersahabat sering ditunjukkan keduanya pada TKW Lainnya.

TKW Agency Mehan Meminta Pada Keduanya Agar Tidak satupun Barang Milik Mereka yang dibeli dari hasil keringat mereka untuk disita apalagi tidak dikembalikan Kepada Pemiliknya

TKW Agency Mehhan di kota Dammam Juga berharap Kepada Amel Rahayu dan Ifah untuk lebih beretika, dan Sadar bahwa mereka berdua juga TKW seperti yang lainnya.
loading...
loading...

Dua BMI yang nyambi menjadi penerjemah agensi Abu Syarat Makkah diduga menjadi pelaku kekerasan terhadap sesama BMI di Penampungan Agency Abu Sharat Kota Makkah.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close