loading...

SUARABMI.COMSeorang pembuat kerupuk di Dukuh Butung Desa Bajang Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo bernama Jaeroni (37), tewas akibat tersengat aliran listrik dari bor yang dimodifikasi menjadi alat pengaduk, Senin (13/2/2017) siang.

"Korban akan membuat adonan untuk membuat plamir. Dia memodifikasi bor yang biasanya dipakai untuk mengaduk adonan kerupuk," kata Kapolsek Balong, AKP Sumanto, Senin (13/3/2017) saat dihubungi.

Saat akan menggunakan alat pengaduk dari bor itu korban tersetrum dan terkapar di lantai. Bor modifikasi itu jatuh menimpa tubuhnya hingga membuat dada dan lehernya mengalami luka bakar.

"Kemungkinan konslet, tidak tahu penyebabnya apa. Mungkin karena terkena hujan, jadi alat itu basah," katanya.
[ads-post]
Sumanto mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh Cempluk (50), pembeli kerupuk yang hendak membeli kerupuk di rumahnya.

Setelah mengetuk pintu dan memanggil tidak ada jawaban, Cempluk masuk ke dalam lewat pintu belakang dan melihat korban tergelak di ruang tengah dalam keadaan terlentang tak bernyawa.

"Saat pertama ditemukan, korban dalam keadaan tergeletak terbujur kaku tak bernyawa. Alat bor yang dimodifikasi untuk mengaduk plamir berada di atas dadanya", imbuhnya.

Korban sehari-hari tinggal bersama dua anaknya. Saat kejadian, anaknya sedang di sekolah. Sementara istrinya bekerja di luar negeri sebagai TKW.


Sumber : tribunnews.com

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Diberdayakan oleh Blogger.
close