DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

SUARABMI.COMJasad korban meninggal akibat kapal tenggelam di perairan Batu Payung, Tawau, Malaysia, mengeluarkan janin yang dikandungnya.

Janin itu keluar dari tubuh Hadra Hada (40) saat korban dimandikan di kamar mayat RSUD Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara.

"Tiba-tiba saja mbrojol (keluar). (Janin) bayi kira-kira usia 5 bulan," kata petugas pemulasara RSUD Kabupaten Nunukan, Hanafiah, Jumat (10/2/2017).

Petugas pemulasara kemudian membungkus jasad janin tersebut dengan kain kafan. Hanafiah mengaku tidak tahu pasti jenis kelamin bayi yang dilahirkan korban.

"Kita tidak tahu jenis kelaminnya karena kecil. Kita langsung kafani," kata Hanafiah.

Dari hasil identifikasi di RSUD Kabupaten Nunukan, Hadra merupakan warga Tanjung Batu Log Pond, Tawau, Malaysia.

Mustaming selaku keluarga Hadra di Nunukan membawa korban bersama ke-4 anaknya pada Kamis (9/2/2107) pukul 21.00 Wita. Mereka dimakamkan di tempat pemakaman muslim Kampung Jawa Nunukan.

Saat ditemukan oleh nelayan Nunukan di perairan ambang batas laut ambalat Karang Unarang, jasad Hadra mengapung bersama tiga anaknya, yakni Taqi Muhammad Zaki (7), Muhammad Faiz (6), dan Muhammad Ashraf (9 bulan).
[ads-post]
Keempat korban dibawa oleh kapal Tasbara yang ditumpangi rombongan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) yang kebetulan sedang meninjau pos suar Ambata.

Asisten Deputi Pengelola Batas Negara Wilayah Laut dan Udara BNPP Rahman Ibrahim mengatakan, keempat korban ditemukan nelayan sekitar pukul 10.00 Wita.

"Kebetulan kita lagi di sana, nelayan menginfokan ada 4 mayat di sekitar Karang Unarang kita ke sana," ujarnya.

Hingga Jumat siang, tim SAR Malaysia dan Basarnas Indonesia telah menemukan sembilan korban speedboad tenggelam tersebut.

Konsulat RI di Tawau Krisna Djaelani mengatakan, 2 korban selamat dan seorang korban ditemukan meninggal oleh tim SAR Malaysia. Adapun 6 korban ditemukan meninggal oleh tim SAR dari Indonesia.

Kapal yang mengangkut 15 tenaga kerja Indonesia itu tenggelam pada Selasa (7/2/2017). Kapal diduga dihantam ombak akibat cuaca buruk.

Jasad korban meninggal akibat kapal tenggelam di perairan Batu Payung, Tawau, Malaysia, mengeluarkan janin yang dikandungnya.

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://plus.google.com/u/0/photos/115157821366086931748/albums/profile/6295477770107479810} SuaraBMI.com is Choice news updates about all things Indonesian's Migrant as well as trending topics in the Indonesian's Migrant social media sphere. {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi} {twitter#https://twitter.com/suarabmi} {google#https://plus.google.com/u/0/+suarabminews} {pinterest#https://www.pinteres.com} {youtube#https://www.youtube.com} {instagram#https://www.instagram.com}
Powered by Blogger.